LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jawaban Polisi Soal Pakai Gas Air Mata Kedaluwarsa Hadapi Demonstran

Kabar polisi menggunakan gas air mata kedaluwarsa saat hadapi demonstran viral di media sosial. Di selongsong peluru gas air mata tertulis bulan Mei tahun 2016.

2019-09-25 19:39:05
Demo Mahasiswa
Advertisement

Kabar polisi menggunakan gas air mata kedaluwarsa saat hadapi demonstran viral di media sosial. Di selongsong peluru gas air mata tertulis bulan Mei tahun 2016.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono meluruskan soal isu tersebut. "Polisi gunakan gas air mata yang masih standar (bukan kedaluwarsa)," kata Argo di kantornya, Rabu (25/9).

Hari ini aksi lanjutan kembali terjadi di DPR. Sejak siang hingga sore gelombang massa dari kalangan pelajar terus berdatangan. Aksi lempar batu dan tembakan gas air mata tak dapat dihindarkan.

Advertisement

Seperti diketahui, pengamanan aksi demo berujung kerusuhan di sekitar Gedung DPR/MPR, kemarin. Polisi menyebut ada 94 orang diamankan. Sejumlah mahasiswa juga terluka.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono mendata sebanyak 254 mahasiswa menjalani rawat jalan dan 11 lainnya menjalani rawat inap. Sedangkan dari aparat tercatat ada 39 polisi terluka.

Mahasiswa Universitas Al Azhar Jakarta, Faisal saat ini dalam kondisi kritis di Rumah Sakit Pelni Petamburan setelah mengalami luka-luka akibat bentrok dengan aparat keamanan. Faisal, mengalami pendarahan di otak akibat hantaman benda tumpul.

Advertisement

Polres Metro Jakarta Barat mengamankan sejumlah orang diduga sebagai provokator. Polisi menyebut mereka datang dari luar Jakarta. 17 Orang dituding terlibat perusakan dan pembakaran pos lantas Slipi.

Baca juga:
Kapolda Kaltim Peringatkan Mahasiswa Samarinda Tak Duduki Gedung DPRD
Dampak Demo Pelajar, Stasiun Palmerah Tak Dapat Dilalui KRL
Data Korban Demo Mahasiswa Berakhir Ricuh di Makassar
Ketua DPR Sebut Pembakaran Pos Polisi di Palmerah Bukan Dilakukan Mahasiswa
Pertemuan Batal, Ketua DPR Sebut Mahasiswa Masih Konsolidasi
Istana Pastikan Sanksi Polisi Pelaku Kekerasan pada Mahasiswa

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.