Data Korban Demo Mahasiswa Berakhir Ricuh di Makassar
Merdeka.com - Sebanyak 18 orang korban demo berujung ricuh yang terjadi di Makassar, kemarin, sempat menjalani perawatan di RS Bhayangkara Polda Sulawesi Selatan (Sulsel).
Hal itu disampaikan Direktur RS Bhayangkara, Kombes dr Farid Amansyah saat mendampingi Kapolda Sulsel, Irjen Mas Guntur Laupe menjenguk seorang mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar, Muslimin di RS Awal Bross, Rabu, (25/9).
"Ada 18 orang korban kita rawat di RS Bhayangkara tapi rata-rata sudah pulang semua. Hingga siang tadi masih ada 5 orang tapi pulang lagi 1 orang jadi tersisa 4 orang rawat inap," kata dr Farid.
Rata-rata, korban mengalami luka di bagian kepala dan tangan memar serta robek. Masih dalam kategori sedang.
Selain dari kubu mahasiswa, tiga orang aparat kepolisian juga menjadi korban. Mereka terluka akibat lemparan batu. Setelah diberikan penanganan medis, mereka diperbolehkan pulang.
Sementara itu, direktur RS Awal Bross, Merry Monica menyebutkan, korban luka yang dirawat sebanyak 32 orang.
"Ada 32 orang korban luka dirawat di sini, dua di antaranya dirujuk ke Bhayangkara karena luka serius di kepala. Yang lain hanya rawat jalan dan semua sudah dipulangkan," ujarnya.
Ditambahkan, ada satu orang masih diobservasi di UGD karena luka cidera di kepala kepala atas nama Muslimin.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya