Jambret beraksi, Rp 198 juta dirampas usai diambil dari bank
Jambret beraksi, Rp 198 juta dirampas usai diambil dari bank. Supriyanti bekerja di PT Indo Agro Coco, sebuah perusahaan briket di Kabupaten Boyolali. Willy menerangkan, korban sempat terkapar di jalan karena mendapat tindak kekerasan dari pelaku.
Baru mengambil Rp 198.700.000 dari Bank Central Asia (BCA), Supriyanti, karyawan sebuah perusahaan briket di Boyolali dirampas 2 orang tak dikenal. Padahal uang tersebut akan digunakan untuk membayar gaji para karyawan di perusahaan tempat ia bekerja.
Kasatreskrim Polres Boyolali, AKP Willy Budianto membenarkan peristiwa tersebut. Supriyanti bekerja di PT Indo Agro Coco, sebuah perusahaan briket di Kabupaten Boyolali. Willy menerangkan, korban sempat terkapar di jalan karena mendapat tindak kekerasan dari pelaku.
"Korban ini sempat dipukul dan ditendang dan mengenai pelipis kiri. Korban juga sempat terseret karena tarik menarik tas dengan pelaku yang kabur dengan sepeda motor," ujar Willy kepada wartawan, Kamis (5/4).
Lebih lanjut Willy menjelaskan, sebelum kejadian, korban mengambil uang gaji karyawan di Bank BCA Boyolali. Kemudian korban bersama seorang temannya yang menumpang mobil Toyota Avanza silver AD 8797 AM mampir ke tempat makan tahu gimbal di sekitar bank. Setelah itu, korban menuju sebuah toko untuk membeli gerinda dan alat pemotong briket.
"Supriyanti ini tetap di mobil dengan tas yang ditaruh di jok mobil. Temannya yang membeli gerinda. Saat lengah, pelaku membuka pintu kiri tengah mobil dan mengambil tas berisi uang tersebut," jelasnya.
Menyadari tasnya diambil orang, Supriyanti lalu keluar mobil dan berusaha merebutnya. Tarik-menarik tas pun terjadi. Namun karena kalah kuat, Supriyanti terjatuh dan terseret beberapa meter. Sebelum terjatuh, Supriyanti juga sempat dipukul dan ditendang oleh pelaku.
"Setelah merampas tas, pelaku melarikan diri dengan sepeda motor ke arah Semarang," katanya.
Willy memperkirakan, pelaku perampasan ada 2 orang. Yang satu bertugas mengambil tas, yang satunya mengawasi dari kejauhan diatas sepeda motor. Setelah mendapatkan tas mereka berboncengan dan kabur.
Selain uang total Rp 198.700.000, korban juga kehilangan 2 kartu ATM dan 1 buku rekening BCA.
"Kami sedang mempelajari CCTV yang ada di sekitar TKP (tempat kejadian perkara). Kami juga sudah memeriksa dan memintai keterangan para saksi," katanya.
Baca juga:
Modus antar korban ke tujuan, 2 perampok lintas provinsi diciduk
Bunuh anak korban, perampok sadis tewas ditembak polisi
Perampok modus ban kempes rampas tas berisi Rp 121 juta milik Disdik Tangerang
Satroni Indomaret di Badung, 3 perampok sekap karyawan dan gondol Rp 5 juta
Driver online tewas dirampok, Gubernur Alex minta pengelola perketat sistem