Satroni Indomaret di Badung, 3 perampok sekap karyawan dan gondol Rp 5 juta
Merdeka.com - Tiga karyawan Indomaret disekap di dalam gudang oleh tiga perampok yang belum diketahui identitasnya. Perampokan terjadi di Indomaret Muncan, Jalan Raya Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (3/4) Sekitar pukul 22.40 WITA.
Kronologi kejadian bermula saat dua karyawan bernama Muhammad Miki dan Irma Suryani sedang menutup toko. Tiba-tiba, datang tiga orang dengan mengendarai sepeda motor langsung masuk ke dalam toko dengan alasan mengecek CCTV.
Kemudian, para pelaku menyuruh dua karyawan masuk ke dalam gudang. Lalu pelaku meminta kunci brankas ke Muhammad Miki, dengan menodongkan senjata api. Karena korban tidak memberikannya, pelaku lalu memukul korban sebanyak tiga kali di bagian perut sebelah kanan.

"Kemudian, kedua karyawan ini diikat dengan tali serta mata ditutup. Dari keterangan korban, pelaku ini ciri-cirinya tinggi sekitar 170 sentimeter. Berbadan gempal, rambut biasa dengan menggunakan jaket warna hitam dan menggunakan helm warna hitam, serta menggunakan sarung tangan," ucap Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta, Rabu (4/4).
Selanjutnya, ketika disekap kedua karyawan tersebut berusaha membuka tali dan menghubungi rekan kerjanya. Mengetahui peristiwa, karyawan lain bernama Kalikit Hung Anding datang ke toko.
"Setibanya di TKP korban (Kalikit Hung Anding) langsung dibekap dari samping oleh pelaku dan selanjutnya dibawa dan diikat bersama dua temannya di gudang. Setelah beberapa jam kemudian, datang karyawan lainnya untuk membantu dan pelaku sudah tidak ada," jelas Kapolres.
Setelah itu, korban melihat uang dalam laci kurang lebih Rp 5.232.650 hilang, mesin ATM dalam keadaan dirusak berikut rekaman CCTV.
Saat ini, polisi tengah melakukan pemeriksaan terhadap karyawan dan juga memeriksa CCTV yang ada di dalam minimarket tersebut.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya