Jalur evakuasi Lereng Gunung Merapi dikebut, ratusan TNI diterjunkan
Jalur evakuasi dibuat sepanjang 1.596 meter.
Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-96 Tahun 2016 dikerahkan di Kabupaten Klaten sejak 3 Mei dan akan berlangsung selama sebulan. Kegiatan itu dipusatkan untuk perbaikan infrastruktur di Lereng Gunung Merapi, Desa Panggang, Kecamatan Kemalang.
Komandan Kodim (Dandim) 0723/Klaten, Letkol Infanteri Bayu Jagat mengatakan, pihaknya fokus membangun jalur evakuasi sepanjang 1.596 meter. Jalur tersebut sangat mendesak untuk memperlancar proses evakuasi, jika sewaktu-waktu Merapi mengalami erupsi.
"Kami terus kebut betonisasi untuk jalur evakuasi sepanjang 1.596 meter, lebar 3 meter dengan tebal 0,1 meter. Saat ini memasuki hari kelima sudah mencapai 200 meter," ujar Bayu, Sabtu (6/5).
Pihaknya juga dibantu warga setempat untuk pengerjaan proyek fisik jalur evakuasi. Selain anggota Kodim, personel juga berasal dari prajurit TNI AD dari Yonkav-2 Tank sebanyak 61 personel, Yonif 408/SBH sebanyak 29 personel, dan Yon Zipur 4/TK sebanyak 11 personel.
Bayu menambahkan, pengecoran jalan sebagai sasaran utama, kemudian jambanisasi, rehab masjid, rumah tidak layak huni (RTLH). Sedangkan sasaran non fisik berupa penyuluhan kesehatan, hukum, wawasan kebangsaan, kamtibmas dan bahaya narkoba.
"Untuk rehab RTLH sebanyak 10 unit, jamban keluarga 8 unit, dan rehab rumah ibadah 1 unit," pungkasnya.
Baca juga:
Komandan Pasukan PBB puji kinerja Pasukan Garuda di Afrika Tengah
Anggota TNI diduga terlibat penggusuran lahan adat Pulau Buru
Anggota TNI pangkat kopral dicokok saat asyik main judi remi
Anggota Komisi I DPR minta TNI bertugas sesuai tupoksinya
Tertangkap edarkan 30 kg ganja, anggota TNI menangis
Menengok persiapan TNI bebaskan sandera Abu Sayyaf
Aksi Panglima TNI bakar semangat pasukan Marinir di Lampung