LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jaga Keamanan Misa Natal, Gegana Polda DIY Lakukan Sterilisasi Gereja

Jelang perayaan Natal 2019, personel Gegana Brimob Polda DIY melakukan sterilisasi di sejumlah gereja. Salah satunya adalah Gereja Santo Antonius Kotabaru, Jalan Abu Bakar Ali, Kota Yogyakarta.

2019-12-24 13:50:13
Natal 2019
Advertisement

Jelang perayaan Natal 2019, personel Gegana Brimob Polda DIY melakukan sterilisasi di sejumlah gereja. Salah satunya adalah Gereja Santo Antonius Kotabaru, Jalan Abu Bakar Ali, Kota Yogyakarta.

Komandan Sub Detasemen Penjinak Bom Tim Gegana Polda DIY AKP Suripto menerangkan, sterilisasi gereja dilakukan sejak Senin (23/12) hingga Selasa (24/12).

Untuk wilayah Kota Yogyakarta empat gereja prioritas yakni Gereja Santo Antonius Kotabaru, Gereja Katolik St. Albertus Agung Jetis, Gereja Santo Yusup Bintaran, dan Gereja Hati Kudus Yesus Pugeran.

Advertisement

"Kami sudah dari kemarin melakukan (sterilisasi) di wilayah lain dan sekarang di Kotabaru, sampai sejauh ini tidak ditemukan benda-benda yang dicurigai berbahaya," ujar Suripto, Selasa (24/12).

Suripto menerangkan jika selain sterilisasi untuk menjaga keamanan juga akan memasang pintu x-ray dan metal detektor di gereja Kotabaru. Selain itu tim Detasemen Penjinak Bom Polda DIY juga akan menempatkan tiga tim di tiga gereja besar di DIY.

"Unit satu di Kotabaru, unit dua di Gereja Banteng Jalan Kaliurang, dan unit tiga di Gereja Ganjuran Bantul," urai Suripto.

Advertisement

Sementara itu Kapolsek Gedongtengen, Kota Yogyakarta, Kompol Bonifasius Selamet menjelaskan Gereja Kotabaru merupakan salah satu gereja prioritas sterilisasi karena memiliki jumlah jemaat banyak.

"Secara administrasi tercatat memiliki 3.000 jemaat, tetapi yang mengikuti misa (di Gereja Kotabaru) bisa lebih dari 15.000 orang," urai Boni.

Boni mengimbau pada jemaat atau masyarakat yang hendak masuk ke Gereja Kotabaru untuk tidak membawa tas besar. Kalaupun membawa tas, maka akan diperiksa oleh petugas menggunakan metal detektor.

"Untuk antisipasi, orang yang tidak dikenal kita adakan selektivitas supaya lebih aman," pungkas Boni.

Baca juga:
100 Anggota Banser di Tangsel Ikut Bantu Amankan Gereja
Menteri ESDM Pastikan Pasokan BBM dan LPG Natal dan Tahun Baru Aman
Replika Kastil Natal di Solo Dibuat dari Makanan Tradisional
Tema Natal Gereja Katedral Jakarta: Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang
Sambut Natal dan Tahun Baru, PBNU Ajak Semua Pihak Saling Menghargai

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.