Jadi Seskab, Pramono diminta Megawati perbaiki hubungan semua lini
"Memperbaiki hubungan ke semua lini," kata Pramono.
Presiden Joko Widodo menunjuk Pramono Anung sebagai Sekretaris Kabinet menggantikan Andi Widjajanto. Sebagai kader PDIP, Pramono terlebih dahulu harus izin kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Tetapi kan apapun sebagai anggota partai, sebagai petugas partai, ketika saya di dalam partai, saya masih ditugaskan oleh partai. Ketika kemudian Ketua Umum PDIP Megawati memberikan izin saya, ya sudah kemudian saya sampaikan kepada presiden," kata Pramono di Istana, Jakarta, Rabu (12/8).
Mantan Sekjen PDIP itu menceritakan, pada pekan lalu dirinya dipanggil Presiden Jokowi ke Istana. Tepatnya hari Minggu pada pukul 21.00 WIB.
Pramono dan Jokowi berdiskusi kurang lebih selama 45 menit. Tahu dirinya ditawari posisi Seskab untuk menggantikan Andi Widjanjato, Pramono minta izin untuk lapor ke Megawati.
"Memperbaiki hubungan ke semua lini," kata Pramono ketika ditanya apa pesan Megawati.
Bukan tanpa sebab Megawati mengusulkan dirinya untuk menjadi Seskab. Megawati melihat Pramono memiliki pengalaman sebagai wasekjen dan sekjen partai.
"Pimpinan DPR, sehingga saya tahu di mana-mana dan dulu ketika ibu ada di Istana kan saya juga banyak dengan beliau di Istana, sehingga mungkin itu pertimbangan beliau," jelasnya.
Baca juga:
Jabat Menko Perekonomian, harta Darmin Nasution capai Rp 30 miliar
Pesan Jokowi ke Darmin, benahi masalah pangan dan serapan anggaran
Seskab Pramono Anung punya harta Rp 8,4 miliar dan 75 ribu USD
Seskab Pramono Anung punya harta Rp 8,4 miliar dan 75 ribu USD
Menteri reshuffle Jokowi dilantik tanpa tracking KPK
Darmin: Saya pernah berkantor di Menko dengan keadaan lebih parah