Jadi Korban Pengeroyokan, Kasatreskrim Polres Wonogiri Belum Sadar
Kapolda mengemukakan bentrokan massa di Wonogiri sudah memasuki malam ketiga. Untuk mengantisipasi kejadian tersebut terulang lagi, Kapolda meminta kedua kubu yang bertikai untuk menyelesaikan secara hukum maupun kekeluargaan.
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel membesuk Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Aditia Mulya Ramdhani di Rumah Sakit Dr Oen Solo Baru, Kamis (9/5). Aditia menjadi korban pengeroyokan yang terjadi kemarin. Kapolda didampingi Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati selama kurang lebih 30 menit di ruang ICU untuk melihat keadaan Aditia.
"Kondisinya masih sama seperti kemarin saat pertama masuk ke sini (tak sadarkan diri). Dokter masih berusaha memberikan pengobatan yang terbaik. Mudah-mudahan, saya mohon dukungan dan doa, bisa diobati dengan baik," ujar Rycko kepada wartawan.
Kapolda menyampaikan, kondisi korban saat ini masih belum sadarkan diri. Terdapat luka di beberapa bagian, di antaranya kaki, tangan, kepala serta bagian badan lainnya.
Kapolda mengemukakan bentrokan massa di Wonogiri sudah memasuki malam ketiga. Untuk mengantisipasi kejadian tersebut terulang lagi, Kapolda meminta kedua kubu yang bertikai untuk menyelesaikan secara hukum maupun kekeluargaan. Apalagi permasalahan yang memicu bentrokan bukanlah masalah yang besar.
"Kalau dengan kekeluargaan tidak bisa, selesaikan dengan cara hukum. Serahkan kepada kepolisian, tidak perlu melakukan tindakan sendiri yang bisa merugikan orang lain," pungkas dia.
Baca juga:
Kapolda Jateng Kejar Pelaku Pengeroyokan Kasatreskrim Wonogiri
Amankan Bentrokan Warga, Kasatreskrim Polres Wonogiri Terluka Parah Dikeroyok
Penusuk Polisi di Pekanbaru Diciduk, Dua Masih Buron
Tiga Anggota Polda Riau Ditikam Kelompok Orang Tak Dikenal
Nyamar Jadi Pembeli, Anggota Polisi Dikeroyok Bandar Narkoba
Tegur Pemotor Knalpot Bising, Anggota Brimob di Sumsel Tewas Dikeroyok 8 Orang