LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Irwasum Polri sebut Ormas bubarkan acara keagamaan bisa ditindak

Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Kepolisian Komisaris Jenderal (Komjen) Dwi Priyatno mengatakan pelaku pembubaran ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani di Gedung Sabuga, Bandung bisa ditindak. Penindakan bisa diambil tergantung pada fakta hukum yang terungkap.

2016-12-09 13:05:21
Natal 2016
Advertisement

Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Kepolisian Komisaris Jenderal (Komjen) Dwi Priyatno mengatakan pelaku pembubaran ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani di Gedung Sabuga, Bandung bisa ditindak. Penindakan bisa diambil tergantung pada fakta hukum yang terungkap.

"Penegakan hukumnya ya kalau ada fakta yuridisnya pasti akan ditindak. Nanti tergantung dari fakta hukumnya. Penindakan untuk yang preventif kan bisa saja," kata Dwi di Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Jakarta, Jumat (9/12).

Dia berharap pembubaran ibadah tersebut tidak terjadi lagi di kemudian hari. "Prinsipnya kan sudah dikasih tahu bahwa kalau sudah punya izin kan harus diberikan dan diamankan oleh kepolisian," tuturnya.

Agar kejadian pembubaran ibadah itu tidak berulang, Dwi mengatakan masyarakat harus menjaga toleransi antarumat beragama karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk dengan keberagamaan.

"Ya kita harus meningkatkan sikap toleran," ujarnya.

Seperti diketahui, acara Kebaktian Kebangunan Rohani yang digelar di Gedung Sabuga dengan menghadirkan Pendeta Stephen Tong itu terpaksa berakhir dini, Selasa malam (6/12) karena diinterupsi massa dari kalangan tertentu.

Kelompok yang menamakan dirinya Pembela Ahlus Sunnah itu memaksa panitia pelaksana mengakhiri acara dengan alasan kebaktian harus digelar di gedung gereja, bukan gedung umum. Sementara Gedung Sabuga ada di dalam kompleks Kampus ITB.

Baca juga:
Pembubaran natalan di Bandung dianggap cederai nilai-nilai pancasila
Ormas bubarkan kegiatan Natal di Bandung cederai kerukunan beragama
Aher: Jaga toleransi perbedaan
Ridwan Kamil: Bandung cinta damai, jangan dirusak sekelompok orang
Polisi sebut perayaan Natal disetop sebab ada syarat belum terpenuhi
Mengecam arogansi Ormas bubarkan acara natalan di Bandung

Advertisement
(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.