LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Insiden perahu nelayan terbalik di Pantai Puger, sudah 7 jasad penumpang ditemukan

Dia mengatakan, korban yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia tersebut, atas nama Budi, warga Desa Mojosari, Kecamatan Puger. Sebelumnya nama Budi masuk dalam daftar nelayan yang hilang akibat musibah laut itu.

2018-07-20 11:10:06
Kapal Tenggelam
Advertisement

Tim SAR kembali menemukan jasad nelayan yang tenggelam setelah kapal yang mereka tumpangi terbalik di Perairan Plawangan Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Kamis (20/7) sore kemarin. Total 7 jasad nelayan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

"Jenazah nelayan itu ditemukan warga di tepi pantai, kemudian warga melapor ke Posko Terpadu SAR gabungan dan langsung dilakukan evakuasi terhadap jenazah tersebut," kata Anggota Basarnas Pos Jember, Rudi Prahara. Demikian dikutip dari Antara, Jumat (20/7).

Dia mengatakan, korban yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia tersebut, atas nama Budi, warga Desa Mojosari, Kecamatan Puger. Sebelumnya nama Budi masuk dalam daftar nelayan yang hilang akibat musibah laut itu.

Advertisement

"Dengan ditemukan satu korban meninggal, sehingga total jumlah korban kecelakaan laut di Plawangan Puger yang meninggal dunia menjadi tujuh orang," tuturnya.

Ia menjelaskan tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap anak buah kapal "Joko Berek" yang masih hilang di sekitar lokasi terbaliknya perahu payang dan penyisiran di tepi pantai.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, jumlah korban yang meninggal akibat kapal terbalik diterjang ombak tinggi di Plawangan Puger tujuh orang yakni:

Advertisement

1. Cecep (45) warga Desa Puger Kulon di Kecamatan Puger.

2. So'im (60) warga Desa Puger Kulon di Kecamatan Puger.

3. Hasan (50) warga Desa Karangsemanding di Kecamatan Balung.

4. Hadi (21) warga Desa Puger Kulon di Kecamatan Puger.

5. Ulum (35) warga Desa Puger Kulon di Kecamatan Puger.

6. Abdul Kowi (55) warga Desa Puger Kulon di Kecamatan Puger.

7. Budi (47) warga Desa Mojosari di Kecamatan Puger.

Ia mengatakan lima ABK langsung ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah perahu payang tersebut terbalik, sedangkan pada Kamis (19/7) sore ditemukan korban bernama Abdul Kowi di bawah perahu yang terbalik, sedangkan seorang korban lainnya, Budi, ditemukan Jumat pagi.

Untuk korban yang juga ABK belum ditemukan dua orang, yakni Munaji (45) dan Syafii (45). Keduanya warga Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, sedangkan jumlah korban yang selamat 13 orang, termasuk nakhoda kapal motor atau perahu payang, bernama Dirman.

"Awalnya memang data nama-nama korban yang hidup dan hilang masih simpang siur, sehingga kami melakukan kroscek kepada nelayan di lapangan, sehingga data terbaru tersebut sudah kami klarifikasi dan valid," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Heru Widagdo.

Korban atas nama Pong, awalnya masuk dalam daftar ABK yang hilang, namun setelah dicek ternyata yang bersangkutan berhasil selamat dari ganasnya ombak laut selatan dan diantar oleh rekan nelayan yang lain ke rumahnya.

Nakhoda kapal yang juga pemilik kapal motor "Joko Berek" masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Graha Puger.

Perahu payang atau kapal motor "Joko Berek" yang dinakhodai Dirman dengan membawa 21 ABK dihantam gelombang laut tinggi saat pulang melaut, melewati pintu masuk perairan Plawangan Puger, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Kamis (19/7), pukul 08.15 WIB.

Baca juga:
Pencarian korban perahu nelayan terbalik di Pantai Puger terkendala cuaca buruk
Kapal berpenumpang mahasiswa dan dosen IPB tenggelam di Perairan Binuangen Banten
Perahu nelayan terbalik di Pantai Puger, 5 orang dikabarkan meninggal
Akibat cuaca buruk di Selat Bali, KM Trisna Dwitya karam
8 ABK WNI selamat dari musibah kapal tenggelam di Samudra Atlantik
Kapal Jerman bermuatan LPG kadas di Selat Sape, tidak ada korban jiwa
Insiden KM Sinar Bangun, Kadishub Samosir sakit saat diperiksa dan tidak ditahan

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.