LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ini reaksi Airlangga soal dugaan aliran dana ke Golkar dari korupsi e-KTP & Bakamla

Terdakwa kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto mengaku ada aliran dana Rp 5 miliar dari proyek e-KTP ke Rapimnas Partai Golkar. Sebelumnya, dugaan Golkar mendapat aliran dana dari hasil korupsi proyek Bakamla buat penyelenggaraan Munas juga menyeruak.

2018-03-26 14:58:55
Partai Golkar
Advertisement

Terdakwa kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto mengaku ada aliran dana Rp 5 miliar dari proyek e-KTP ke Rapimnas Partai Golkar. Sebelumnya, dugaan Golkar mendapat aliran dana dari hasil korupsi proyek Bakamla buat penyelenggaraan Munas juga menyeruak.

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto pun enggan bicara banyak mengenai hal itu. Dia meminta hal itu ditanyakan kepada pihak yang menyatakan ada aliran dana ke acara Golkar tersebut.

"Itu tahun berapa itu. Tanya aja itu. Tanya aja," ucap Airlangga yang langsung pergi, usai melayat di rumah duka Probosutedjo, Jakarta, Senin (26/3).

Advertisement

Sebelumnya, Partai Golkar diduga mendapat aliran uang hasil korupsi untuk penyelenggaran Musyawarah Nasional. Pihak yang diduga mengalirkan uang USD 300 ribu ke Munas Golkar adalah anggota Fraksi Partai Golkar Fayakhun Andriadi.

Fayakhun disebut menerima Rp 12 miliar dari proyek pengadaan satelit di Badan Keamaman Laut (Bakamla). Dari jumlah itu, Fayakhun disebut meminta uang USD 300 ribu dibayarkan lebih dulu oleh perusahaan rekanan di Bakamla.

Dalam sidang dengan terdakwa Nofel Hasan selaku Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Bakamla di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (24/1/2018), terungkap uang USD 300 ribu itu diminta diberikan tunai guna menyokong penyelenggaraan Munas Partai Golkar.

Advertisement

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Golkar tak akan ke lain hati meski Airlangga bukan cawapres Jokowi
Golkar sebut ada opini Jokowi perlu gandeng ekonom sebagai Cawapres
Jokowi 'mesra' dengan Airlangga, PPP nilai sebatas komunikasi Golkar dan Capresnya
Belum ajukan surat pergantian Mahyudin ke MPR, ini alasan Golkar
Kaus kuning Jokowi, Golkar sebut politik penuh simbol

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.