Ini pembelaan Komjen Budi Waseso soal tudingan kriminalisasi KPK
Dia membela diri kalau Polri tidak serta merta menjadi Samad dan Bambang menjadi tersangka.
Kabareskrim Polri Komjen Budi Waseso disebut-sebut terus kriminalisasikan KPK. Pasalnya, usai Budi Waseso dilantik sebagai Kabareskrim, pimpinan KPK dilaporkan ke Mabes Polri.
Hasilnya, Ketua KPK Abraham Samad dan Wakil Ketua KPK Bambang Widjajanto menjadi tersangka. Kini Samad dan Bambang telah dinonaktifkan oleh Presiden Joko Widodo.
Menanggapi tudingan itu, Budi Waseso mengatakan Polri merupakan pelindung dan pengayom masyarakat. Selain itu, Polri juga berupaya meneruskan pengaduan masyarakat dengan cepat.
"Masalah BW dan AS adalah bagian kecil yang saya tangani. Hanya karena ini jadi konsumsi publik. Saya masih koordinasi dengan KPK sebab ada penanganan kasus korupsi. Ini bukti saya nggak punya keinginan kriminalisasi KPK. Saya tanggung jawab ke masyarakat," kata Budi Waseso di Rupatama Mabes Polri, Minggu (22/2).
Menurut dia, laporan korupsi dari Bambang ada 4 dan Samad ada 5. Dia membela diri kalau Polri tidak serta merta menjadi Samad dan Bambang menjadi tersangka.
"Itu ada penyelidikan. Kami melakukan gelar perkara, seminggu dua kali," kata pria yang disebut-sebut orang dekat Komjen Budi Gunawan.
Selain itu, Budi Waseso mengatakan, Bareskrim dalam bekerja diawasi oleh Irwasum, Propam dan Wasidik. "Setiap kasus diawasi Wasidik sampai selesai. Jangan sampai kami ini seolah mengkriminalisasi. Di benak saya itu tidak ada," ucapnya.
"Kalau ada hal tidak sesuai menurut aturan, sampaikan pada saya. Saya pernah di Propam Polri, masak di Polri (Kabareskrim) jadi gak bener. Saya jamin gak ada kriminalisasi KPK," imbuhnya.
Baca juga:
Orasi berapi-api Bambang Widjojanto pimpin aksi save KPK & Polri
Kisah Ruki sikat para musuh KPK sampai puntung rokok
Ruki tancap gas, siap tuntaskan konflik KPK vs Polri
Sosialisasi KPK dianggap kurang merakyat, korupsi dinilai isu elite
Johan Budi tak hadir di Mabes Polri karena 'jaga' KPK
Kasus Samad dan BW, Ruki tak mau minta SP3 ke Polri
Beri dukungan, Band Punk Marjinal 'konser' di KPK