Ini isi tas diduga milik pelaku penikaman anggota Brimob
Sebelumnya, dari olah TKP sementara, petugas polisi menemukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan tas hitam diduga milik pelaku.
Saat melakukan olah TKP penikaman dua anggota Brimob oleh pria tak dikenal usai melaksanakan Salat Isya di Masjid Falatehan, Jalan Palatehan Nomor 10 Kebayoran Baru Jakarta Selatan, polisi menemukan sebuah tas warna hitam. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Jibom dari Gegana, tas itu ternyata berisi sangkur, powerbank dengan kabelnya, parfum dan tiga stel baju.
"Dalam scanning pertama kita lihat ada kabel, tapi ternyata powerbank dan kabel," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan di lokasi, Jumat (30/6) malam.
Sebelumnya, dari olah TKP sementara, petugas polisi menemukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan tas hitam diduga milik pelaku.
"Saat ini sedang dilakukan olah TKP. Tim penjinak bom ada. Soalnya ada tas warna hitam," kata salah satu anggota Brimob yang enggan disebut namanya di lokasi.
Polisi menemukan satu buah identitas yang diduga milik pelaku penyerangan anggota Brimob di Masjid Falatehan, dekat Mabes Polri. Dari tanda pengenal itu, tercantum nama Mulyadi (28), warga Kampung Pagaulan RT 012 RW 005, Desa Suka Resmi, Kecamatan Cikarang Selatan dan berstatus mahasiswa.
Baca juga:
Selain tas, polisi temukan motor diduga milik penikam anggota Brimob
Kapolda Metro: Aneh kalau mereka taat agama masa orang salat ditusuk
Penikam 2 anggota Brimob bernama Mulyadi, profesi pedagang kosmetik
Wakapolri duga kuat penusuk anggota Brimob termasuk jaringan ISIS
Mabes Polri: Motif penyerangan Brimob sama dengan Polda Sumut
Fadli Zon sayangkan teror terhadap polisi kembali terjadi