LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ini beda FDR dan CVR dalam black box pesawat

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI M Syaugi mengatakan, terdapat sejumlah bagian di dalam black box pesawat. Menurut dia, bagian black box Lion Air yang ditemukan hari ini bukan Cockpit Voice Recorder (CVR) yang berisi percakapan pilot, melainkan Flight Data Recorder (FDR).

2018-11-01 13:19:30
Lion Air Jatuh
Advertisement

Tim SAR gabungan berhasil menemukan kotak hitam pesawat Lion Air yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10) pagi lalu. Black box 'burung besi' rute Jakarta-Pangkalpinang itu ditemukan di hari ke-empat pencarian atau Kamis (1/11) di kedalaman 30 meter.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI M Syaugi mengatakan, terdapat sejumlah bagian di dalam black box pesawat. Menurut dia, bagian black box Lion Air yang ditemukan hari ini bukan Cockpit Voice Recorder (CVR) yang berisi percakapan pilot, melainkan Flight Data Recorder (FDR).

"Ini berisi Flight Data Recorder (FDR), Voice Data Recorder (CVR) belum (ditemukan)," kata Syaugi, di KM Baruna Jaya, Karawang, Kamis (1/11).

Advertisement

Advertisement

Pihaknya menyerahkan FDR tersebut kepada perwakilan dari Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk ditindaklanjuti. Perwakilan KNKT yang menerima memastikan itu bukan CVR.

"Mudah-mudahan bagian yang lain (CVR) segera kita temukan," ujar dia.

Komponen kotak hitam pesawat terbang terdiri atas flight data recorder (FDR) atau perekaman data penerbangan dan cockpit voice recorder (CVR) atau perekaman suara kokpit. Secara umum keduanya merupakan bagian yang tidak terpisahkan agar seluruh penyebab kecelakaan bisa teranalisa.

Namun, kedua alat ini memiliki fungsi yang berbeda kendati satu rangkaian dalam black box. Flight data recorder (FDR) atau perekaman data penerbangan merupakan data-data berupa angka yang merekam seluruh penerbangan pesawat. Sedangkan cockpit voice recorder (CVR) atau perekaman suara kokpit merekam suara-suara yang terjadi di dalam kokpit termasuk pembicaraan pilot dan co-pilot, pilot dengan kru pesawat maupun pilot dengan menara ATC.

Menurut pengamat penerbangan Alvin Lie, meski FDR sudah ditemukan, namun masih memerlukan data pembanding, salah satunya CVR. Oleh karena itu, kedua alat tersebut tidak bisa dipisahkan demi mengetahui seluruh kejadian saat berlangsungnya penerbangan.

"Kalau FDR melihat dari aspek mesin, kalau CVR dari aspek manusianya," ungkap Alvin saat berbincang dengan merdeka.com, pada 2015 lalu.

Meski begitu, kedua bagian ini masih perlu di cross check dengan data-data pendukung lainnya, seperti catatan perawatan pesawat, rekaman radar hingga data-data lain yang berhubungan dengan kecelakaan tersebut. Dengan demikian, diharapkan informasi yang diperoleh tim investigasi bisa didapatkan secara akurat.

"Data-data ini penting untuk mencari informasi seakurat mungkin untuk melakukan rekonstruksi pesawat itu sendiri, dibawa kembali teliti apa yang terjadi," papar dia.

Baca juga:
Keluarga tak tahu kopilot Lion Air JT610 punya banyak anak asuh
53 Keluarga korban Lion Air JT 610 dapat pendampingan psikolog
Black box ditemukan, pencarian korban Lion Air JT610 terus lanjut
Sandiaga minta tak saling menyalahkan dalam insiden Lion Air JT610
Bareskrim panggil caleg PAN Mustofa Nahra terkait hoaks Lion Air
Tim DVI ambil sampel DNA 238 bagian tubuh dari 48 kantong jenazah
Black box Lion Air yang ditemukan bukan CVR tapi FDR

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.