LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ini alasan razia WNA gencar dilakukan di Kalibata City

"Beberapa yang kita indikasi terjaring sindikat internasional dan sudah dilakukan pengintaian oleh Polda," jelas Anjan.

2016-02-25 11:55:24
Kasus Narkoba
Advertisement

Jajaran Polda Metro Jaya bersama BNN dan Imigrasi menggelar operasi orang asing di Apartemen Kalibata City. Sebanyak 352 personel dikerahkan dalam operasi orang asing yang diduga terlibat narkoba.

"Ada 10 tower yang dilakukan pemeriksaan dengan mengerahkan 322 personel," kata Direktur Psikotropika dan Trikursor BNN, Anjan Pramuka, Kamis (25/2).

Operasi ini sekaligus membantu pihak imigrasi terkait pendataan WNA di apartemen Kalibata City. Menurutnya masih ada beberapa apartemen yang perlu dilakukan pemeriksaan terkait peredaran narkoba yang dilakukan warga negara asing.

"Kita lihat masih banyak terjadi peredaran narkoba di apartemen khususnya di sini ada beberapa WNA yang dicurigai," lanjut dia.

Pada giat ini, meski para WNA memiliki kelengkapan surat keimigrasian, secara ketat mereka tetap menjalani pemeriksaan narkoba lewat tes urine. Giat ini fokus pada semua WNA yang tinggal di apartemen Kalibata City.

"Beberapa yang kita indikasi terjaring sindikat internasional dan sudah dilakukan pengintaian oleh Polda," imbuhnya.

Dalam giat tersebut juga ditemukan WNA asal Afganistan yang tengah mengungsi ke Indonesia. Sepasang suami istri itu sempat menolak untuk dilakukan pemeriksaan.

Baca juga:
Demokrat nilai pernyataan Jokowi soal perangi narkoba hal biasa saja
Razia tempat karaoke, Polda Metro amankan 51 orang positif narkoba
Keluar penjara, Tedy malah ajak bapak dan saudara bisnis narkoba
Berantas narkoba, BNN tambah anjing pelacak dari Belanda dan Jerman
Pengacara cek kabar Ivan Haz diciduk Kostrad karena narkoba
Jokowi minta Kapolri & Panglima TNI tindak tegas peredaran narkoba
Kapolri akui Ivan Haz ada di daftar pembeli narkoba Kompleks Kostrad

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.