LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Indonesia Jangan Sampai Ketinggalan Kereta Usai Badai Corona Berlalu

Ekonomi dan investasi menjadi sektor yang paling terpukul selama meluasnya virus Corona ini di seluruh dunia. Karena itu, Indonesia diminta harus mengantisipasi dampak yang terjadi pasca pandemi virus asal Wuhan, China ini.

2020-04-15 09:46:00
Virus Corona
Advertisement

Ekonomi dan investasi menjadi sektor yang paling terpukul selama meluasnya virus Corona ini di seluruh dunia. Karena itu, Indonesia diminta harus mengantisipasi dampak yang terjadi pasca pandemi virus asal Wuhan, China ini.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, bidang ekonomi dan investasi.

"Jangan sampai saat keadaan membaik kita malah ketinggalan kereta. Harus diantisipasi dan dipersiapkan," kata Rosan dalam diskusi virtual yang diselenggarakan oleh Narasi Institute beberapa waktu lalu.

Advertisement

Menurutnya, para investor di seluruh dunia saat ini memang masih dalam status melihat keadaan dan menahan investasi. Ia juga melihat bahwa memang terjadi capital outflow yang cukup signifikan selama masa pandemi Covid-19.

"Indonesia juga kena imbasnya. Tapi harus diingat ini juga terjadi di seluruh dunia," kata Rosan.

Dia melihat upaya melanjutkan pembahasan RUU Cipta Kerja di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) adalah langkah antisipasi dan respon terhadap kondisi ekonomi saat ini.

Advertisement

"Dampak dari RUU Cipta Kerja saat ini mungkin memang belum terlihat, tapi kalau ini semua sudah berakhir ini akan sangat terasa. Kita memang butuh kemudahan investasi," katanya melanjutkan. Apalagi iklim investasi di Indonesia sebenarnya dilihat punya potensi karena fundamental ekonomi Indonesia yang bagus dan relatif stabil sebelum adanya Covid-19.

"Soal investasi ini, kita harus prepare dan siap saja. Jadi, ketika ekonomi membaik kita juga sudah mempunyai reformasi struktural yang baik juga," kata Rosan.

Dalam rapat Baleg Selasa 14 April kemarin, DPR dan pemerintah sepakat melanjutkan pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja.

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Golkar: RUU Omnibus Law Cipta Kerja Solusi Pemulihan Ekonomi Pasca Corona
PDIP Sarankan Pemerintah Tarik Lagi Draf RUU Cipta Kerja untuk Diperbaiki
Politikus PAN Nilai RUU Cipta Kerja Tidak Pas Dibahas Secara Virtual
DPR dan Pemerintah Sepakat Pembahasan RUU Omnibus Law Jalan Terus
DPR Bentuk Panja RUU Omnibus Law Cipta Kerja, Undang Masyarakat Beri Masukan
NasDem Singgung Kemungkinan Perubahan Isi Draf RUU Omnibus Law Dampak Corona

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.