Indomobil Siap Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Perkuat Pasar EV Nasional
PT Indomobil National Distributor bersama Stellantis akan memperkenalkan SUV listrik Leapmotor B10 di GIIAS 2026, menandai strategi penting dalam elektrifikasi pasar otomotif nasional dan produksi lokal.
PT Indomobil National Distributor, bekerja sama dengan Stellantis, bersiap untuk meluncurkan mobil listrik terbaru Leapmotor B10 di pasar otomotif Indonesia. Kendaraan utilitas sport (SUV) kompak ini dijadwalkan tampil perdana dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Tangerang, Banten.
Peluncuran Leapmotor B10 ini direncanakan pada pertengahan tahun 2026, menjadi bagian dari upaya Indomobil untuk memperluas portofolio kendaraan listriknya. Kehadiran model ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan pasar akan transportasi rendah emisi yang semakin meningkat di Indonesia.
Chief Executive Officer PT Indomobil National Distributor, Tan Kim Piauw, telah mengonfirmasi bahwa perusahaan telah menyiapkan strategi produksi lokal. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat posisi produk di Indonesia serta mendukung percepatan adopsi kendaraan listrik nasional.
Strategi Indomobil dan Produksi Lokal Leapmotor B10
Indomobil telah mempersiapkan rencana produksi secara lokal untuk Leapmotor B10, sebuah langkah strategis untuk memastikan ketersediaan produk di pasar Indonesia. Pernyataan ini disampaikan oleh Tan Kim Piauw saat berada di Beijing Auto Show, China. Produksi lokal menjadi kunci dalam memperkenalkan produk baru ini kepada masyarakat luas.
Pengenalan Leapmotor B10 di GIIAS 2026 akan menjadi momen penting bagi Indomobil. Acara ini akan menjadi platform utama untuk memamerkan inovasi dan fitur-fitur unggulan dari SUV listrik tersebut. Strategi ini juga menunjukkan komitmen Indomobil dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.
Kerja sama dengan Stellantis juga memperkuat posisi Indomobil dalam menghadirkan merek-merek global. Melalui jaringan Stellantis Brand House, Leapmotor B10 akan memperkaya pilihan kendaraan listrik bagi konsumen. Ini adalah bagian dari visi jangka panjang untuk elektrifikasi transportasi di Indonesia.
Keunggulan Teknologi dan Performa Leapmotor B10
Leapmotor B10 mengusung teknologi canggih Cell-to-Chassis (C2C) yang menjadi salah satu keunggulan utamanya. Teknologi ini mengintegrasikan baterai langsung ke struktur sasis kendaraan. Pendekatan C2C diklaim mampu meningkatkan kekakuan bodi sekaligus menjaga stabilitas kendaraan saat bermanuver.
Selain itu, SUV listrik ini dilengkapi dengan fitur Personal Panel Dashboard yang inovatif. Fitur ini memungkinkan pengguna, khususnya generasi muda, untuk menyesuaikan tampilan bagian dalam melalui aksesori dekoratif. Personalisasi ini menambah daya tarik Leapmotor B10 di segmen pasar yang kompetitif.
Dari sisi performa, Leapmotor B10 menawarkan daya jelajah yang impresif. Mobil listrik ini mampu menempuh jarak hingga 516 kilometer dalam satu kali pengisian penuh. Angka ini berdasarkan standar New European Driving Cycle (NEDC), menunjukkan efisiensi energi yang tinggi.
Dampak Kehadiran Leapmotor B10 di Pasar Otomotif Nasional
Peluncuran Leapmotor B10 dinilai sebagai bagian integral dari strategi Indomobil dalam memperluas portofolio kendaraan listriknya. Kehadiran SUV kompak ini diharapkan dapat memenuhi permintaan pasar yang terus berkembang terhadap transportasi rendah emisi. Hal ini juga sejalan dengan tren global menuju mobilitas berkelanjutan.
Model baru ini akan memperkaya portofolio Stellantis Brand House di Indonesia. Selain itu, Leapmotor B10 juga diproyeksikan akan memperkuat persaingan di segmen kendaraan listrik nasional. Ini memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen yang mencari kendaraan ramah lingkungan.
Langkah Indomobil ini mencerminkan upaya industri otomotif nasional dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik. Melalui penguatan produksi lokal dan pengenalan teknologi baru, Indonesia bergerak menuju masa depan transportasi yang lebih hijau. Kehadiran Leapmotor B10 menjadi bukti nyata dari komitmen tersebut.
Sumber: AntaraNews