LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Imbas asap kebakaran hutan, bayi 8 bulan ini mengidap ISPA

Cesya terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Anak Eria Bunda di Jalan Ahmad Dahlan, Kecamatan Sukajdi, Pekanbaru.

2015-09-26 15:39:49
Kesehatan Pernapasan
Advertisement

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Pekanbaru mengakibatkan masyarakat terkena Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Mirisnya, salah satu korban adalah Cesya Kirana Ayujiwa, bayi berusia 8 bulan.

Cesya terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Anak Eria Bunda di Jalan Ahmad Dahlan, Kecamatan Sukajdi, Pekanbaru, lantaran positif terjangkit ISPA.

"Dokter di sini bilang anak saya positif kena ISPA, padahal anak saya enggak ada saya bawa keluar rumah sejak kabut asap ini," ujar sang ayah, Chairul Hadi, warga kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, Riau, saat berbincang dengan merdeka.com di RS Eria Bunda Pekanbaru, Sabtu (26/9).

Hadi menceritakan, awal mula anak semata wayangnya itu terjangkit ISPA sejak Minggu (20/9) lalu. Saat itu Cesya mulai mengalami flu dan pilek.

Sehari kemudian, Cesya mulai mengalami batuk-batuk ringan. Hadi pun mulai tidak bekerja untuk membantu istrinya merawat sang anak.

"Pas hari Rabu (23/9) itu puncaknya. Anak saya mulai demam tinggi, batuk berdahak, hidungnya meler-meler ingusan, langsung kami bawa ke rumah sakit," kata Hadi.

Tiba di rumah sakit, Ceysa langsung diberi perawatan intensif oleh dokter anak. Hingga hari ini, Cesya masih menjalani perawatan guna penyembuhan dari sakitnya.

"Sudah 3 hari dirawat. Rencana hari ini mau saya bawa pulang saja, kasihan kalau lama-lama di rumah sakit," kata Hadi.

Hadi juga khawatir jika anaknya dirawat dalam rumah bersama istrinya. Sebab, kabut asap sudah masuk ke dalam rumah.

"Saya bawa ke rumah mertua saya saja, karena di sana banyak kakak ipar yang berpengalaman merawat bayi, supaya istri saya pun juga bisa menjaga kesehatannya, saya juga bisa kerja lagi," imbuhnya.

Baca juga:
Kabut asap Riau tak kunjung hilang, 34.846 warga kena ISPA
Kualitas udara di Palangkaraya, Pekanbaru dan Pontianak 'Berbahaya'
57 Orang jadi tersangka karhutla di Riau, 15 perusahaan disidik
Polisi sidik 6 perusahaan penyebab kabut asap di Riau
Menteri Siti geram banyak kebakaran hutan & lahan di Pelalawan

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.