Idap HIV/AIDS, napi narkoba di Lapas Klaten tewas
"Sejak dipindahkan ke Lapas Kelas IIB Klaten, DK sudah sering sakit," ujar Julianto.
Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Klaten berinisial DK (35) meninggal dunia, Minggu (22/12). Ia meninggal setelah menjalani perawatan di RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten. Hasil pemeriksaan di rumah sakit, DK meninggal akibat penyakit AIDS.
Kepala Lapas Klaten Julianto Budi Prasetyono mengatakan, DK adalah warga binaan Lapas Klaten, dengan kasus narkoba.
"Jumat (20/12) lalu dia mengalami gejala sakit. Sebenarnya tim kesehatan kami sudah merawat yang bersangkutan. Namun kondisinya justru semakin parah," terang Julianto, Senin (23/12).
Atas kondisi tersebut pihak lapas segera membawa DK ke RSUP dr Soeradji Tirtonegoro. Meski sudah mendapatkan perawatan intensif, namun jiwa DK tetap tak tertolong. Sejak menjadi warga binaannya, lanjut Julianto, pihaknya tidak mengetahui pasti penyakit yang diderita DK.
"Sejak dipindahkan ke Lapas Kelas IIB Klaten, DK sudah sering sakit. Namun kami tidak tahu pasti penyakit yang diderita," ungkapnya.
Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUP dr Soeradji Tirtonegoro, Djoko Windoyo, membenarkan, DK meninggal karena mengidap HIV/AIDS.
"Kondisi DK sudah parah. Kami tak bisa menyelamatkan nyawanya," pungkasnya.
Baca juga:
Mau kabur, Andri tewas jatuh dari lantai 4 Polres Jaksel
Kejanggalan pengakuan polisi soal tewasnya tahanan Polres Jakbar
Kronologi versi polisi, dari penangkapan hingga tewasnya Jefry
Polisi: Jefry coba bunuh diri benturkan kepala di mobil
Polisi klaim tahanan tewas sebelum dibawa ke Polres Jakbar