Ibu-ibu menjerit harga beras paling murah Rp 9.500 per liter
Pemerintah menuding ada mafia beras ikut bermain. Rakyat kecil jadi korban.
Harga beras terus melonjak sejak kenaikan BBM. Hal ini ditambah buruk dengan dugaan adanya mafia beras yang bermain. Kini di warung-warung eceran, harga beras dengan mutu sedang dijual paling murah Rp 9.000 sampai Rp 10.000 per liter.
"Naik terus. Sebelum BBM naik Rp 7.500 sampai Rp 8.000. Terus naik waktu BBM, jadi kisaran Rp 9.000, sekarang naik lagi. Paling murah Rp 9.500," kata Umi, seorang ibu rumah tangga di wilayah Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Senin
Di Tebet, Jakarta Selatan, beras Bandung Ramos dijual dengan harga Rp 9.500. Bulan lalu cuma Rp 8.500.
"Ini terus naik," kata Rika, ibu rumah tangga di Tebet.
Tak cuma harga beras yang melonjak. Ibu-ibu pun mengeluhkan kelangkaan gas 3 kg. Di wilayah Cibinong sudah beberapa hari ini gas berwarna hijau ini menghilang.
"Repot banget. Di mana-mana nggak ada," kata Umi.
Pemerintah telah menggelar operasi pasar untuk menekan harga beras. Mereka berusaha menstabilkan harga beras yang terus naik.
Baca juga:
Rakyat menjerit, Gubernur Sulsel malah dukung kenaikan harga beras
Stabilisasi harga bahan pokok, Kadin minta revitalisasi peran Bulog
Sejak tahun lalu Ahok sudah tahu harga beras bakal melambung
Harga beras naik terus, Bulog Malang siap gelar operasi pasar
Distribusikan beras murah, jatim gelar operasi pasar di 122 titik
Presiden Jokowi: Kenaikan harga beras Februari ini tidak wajar