Ibu di Jombang Tertembak Senapan Angin yang Dipakai Mainan Sang Anak
Akibat kecerobohan meletakkan senapan angin, seorang ibu berinisial RN, warga Desa Tengaran, Kecamatan Peterongan, Jombang, tak sengaja tertembak oleh anaknya sendiri. Ironisnya, sang anak masih berumur 4 tahun.
Akibat kecerobohan meletakkan senapan angin, seorang ibu berinisial RN, warga Desa Tengaran, Kecamatan Peterongan, Jombang, tak sengaja tertembak oleh anaknya sendiri. Ironisnya, sang anak masih berumur 4 tahun.
Kapolsek Peterongan, Jombang, AKP Mintarto membenarkan peristiwa tersebut. Ia menceritakan, peristiwa tersebut sebenarnya terjadi pada Rabu (12/12) kemarin, sekitar pukul 11.30 WiB.
Informasi yang diterima anggotanya menyebutkan, senapan angin tersebut diketahui milik dari sang bapak. Senapan itu, digunakan untuk berburu tikus di sawah.
"Ceritanya, setelah berburu tikus, senapan itu diletakkan di samping kursi tamu," ujarnya, saat dihubungi melalui sambungan telephon oleh merdeka.com, Kamis (13/12).
Secara tak sengaja, senjata tersebut kemudian dibuat mainan oleh sang anak yang masih berumur 4 tahun. Diduga, tangan sang anak tidak sengaja menyentuh pelatuk dari senapan angin tersebut.
Saat senapan meletus, posisi sang ibu diperkirakan berada tepat di depan pucuk senapan angin. Akibatnya, peluru senapan angin melesat dan mengenai bahu atas dekat dengan tulang rawan sang ibu.
Mengetahui hal tersebut, sang ibu pun langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Diduga peluru masuk terlalu dalam, ia pun dirujuk ke rumah sakit di Surabaya.
"Menurut informasi kakak korban, baru selesai dioperasi. Hingga kini tidak ada laporan yang masuk ke polisi. Namun tadi pak Kanit Reskrim sudah jemput bola dengan mendatangi TKP (tempat kejadian perkara)," ujarnya.
Sayangnya, saat di TKP polisi sudah tidak lagi menemukan bukti senjata senapan angin yang mencelakai korban. Kapolsek menerangkan, jika senjata tersebut sudah dibanting dan dibakar oleh sang ayah karena dianggap telah membawa malapetaka.
"Kata kakak korban sudah dibanting dan dibakar. Kita sudah cari tapi tidak ketemu," pungkasnya.
Terkait dengan kasus ini, AKP Mintarto mengaku masih akan menunggu pihak keluarga. "Ini karena faktor kecerobohan orangtua," tegasnya.
Baca juga:
Usai salah tembak, polisi telantarkan korban hingga tewas
Tukang parkir jadi korban salah tembak saat polisi gerebek pelaku pembunuhan
Agus tewas tertembak saat polisi tangkap pelaku pengeroyokan
Bermain Facebook Live, bocah 12 tahun tak sengaja tembak temannya
Polisi Prancis tak sengaja tembak mati rekannya
Ini kronologi Aipda BS tak sengaja tembak anak sendiri