Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi Prancis tak sengaja tembak mati rekannya

Polisi Prancis tak sengaja tembak mati rekannya Ilustrasi Penembakan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang polisi Prancis menembak mati rekannya sendiri pada Rabu (26/4) lalu. Insiden tersebut terjadi saat pelaku tengah memeriksa pistolnya di kantor polisi Mulhouse, sebuah kota yang berdekatan dengan perbatasan Swiss dan Jerman.

Dia menarik pelatuk karena mengira peluru pistolnya sudah habis. Rupanya pistol tersebut tidak kehabisan peluru hingga akhirnya menyasar rekannya sendiri tanpa sengaja.

Meski sempat diberi pertolongan pertama oleh tim medis darurat yang ada di sekitar kantor polisi, namun nyawa korban berusia 30 tahunan itu tidak berhasil diselamatkan. Dia tewas di lokasi kejadian.

Saat ini polisi masih melakukan investigasi secara menyeluruh terhadap kasus ini. Polisi yang terlibat penembakan pun sudah ditahan untuk dimintai keterangan.

Ini bukan pertama kali insiden penembakan tak sengaja terjadi dalam beberapa bulan terakhir di Prancis. Februari lalu, seorang sniper militer melukai dua orang karena tidak sengaja menembakan senjatanya saat Presiden Prancis Francois Hollande tengah melakukan pidato.

Saat itu Hollande tengah menyampaikan sambutan tentang pembukaan kereta berkecepatan tinggi di Villognon Charente, ketika terdengar suara tembakan menyela pidatonya.

"Saya harap itu (tembakan) tidak serius," kata Hollande sebelum melanjutkan pidatonya.

Diperkirakan mekanisme keamanan senjata dimatikan saat penembak jitu bergerak dari posisinya di atap. Peluru tunggal itu kemudian mendarat di tenda tempat Hollande berpidato. Dua orang mengalami cedera kaki akibatnya.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP