LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Hutan rakyat di Bukit Menoreh terbakar, kerugian puluhan juta

Sebelum Perbukitan Menoreh, kebakaran hutan juga sempat menerjang Sumbing, Merapi, Merbabu, Andong dan Telomoyo.

2015-10-27 10:02:47
Kebakaran Hutan
Advertisement

Bencana kebakaran hutan melanda wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Sekitar 30 hektare hutan rakyat di Perbukitan Menoreh hangus terbakar. Kebakaran yang berlangsung hampir 12 jam ini mengakibatkan kerugian puluhan juta.

Sebelum Perbukitan Menoreh, kebakaran hutan juga sempat menerjang Sumbing, Merapi, Merbabu, Andong dan Telomoyo.

Peristiwa kebakaran Bukit Menoreh bermula ketika api mulai menyasar hutan di Dusun Pandansasi, Desa Kalisalak, Kecamatan Salaman sekitar pukul 09.30 WIB Sabtu (25/10) lalu.

Meski warga dan relawan berupaya memadamkan, namun api tetap menyala dan merambat ke wilayah sekitarnya. Meski terus dipadamkan, si jago merah tetap membakar pepohonan kering.

"Kita dari awal turun ke lokasi dengan mengerahkan sekitar 20 relawan. Pemadaman dengan cara manual dan memotong jalur kebakaran agar tidak meluas," kata salah satu Relawan Garuda Bukit Menoreh Samroni kepada merdeka.com Selasa (27/10).

Dibantu warga dan aparat, mereka memadamkan api menggunakan alat sederhana. Sekitar Senin (26/10) pukul 14.30 WIB, api sudah padam dan hanya tinggal bara api. Namun, diduga karena angin kencang, api kembali menyala hingga pukul 19.00 WIB. Api baru bisa dikendalikan sekitar 21.30 WIB.

"Awalnya hutan rakyat yang terbakar Dusun Pandansari, lalu meluas ke Dusun Gorangan Kidul. Bahkan api sampai menjalar ke hutan Perhutani yang masuk wilayah Medono, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo," ungkap Samroni yang juga warga Desa Kalisalak Selasa (27/10) tersebut.

Kades Kalisalak Maskur menjelaskan, luasan lahan yang hangus terbakar sekitar 30 hektare. Berbagai jenis tanaman seperti pohon kopi, bambu, jati, sonokeling, rumput ilalang dan cengkeh pun hangus terbakar. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 60 juta.

"Sebagian besar lahan yang terbakar milik rakyat. Khusus untuk luasan pohon cengkeh saka, yang terbakar sekitar 5 hektare," jelasnya.

Kades belum mengetahui pasti penyebab kebakaran. Adapun lokasi kebakaran dengan pemukiman penduduk berjarak sekitar 500 meter.

"Lokasi kebakaran dengan rumah warga desa Kalisalak sekitar 500 meter. Jadi belum sempat kita ungsikan," katanya.

Camat Salaman Joni Indarto mengatakan, kemarau panjang kawasan hutan di Perbukitan Menoreh sebagian besar mengering. Dia mengimbau masyarakat agar jangan membuang sampah sembarangan di Perbukitan Menoreh. Situasi kering seperti ini, sampah akan mudah terbakar.

"Masyarakat perlu terus diingatkan agar bencana seperti ini tidak terjadi. Saya rasa juga perlu, ke depan untuk menggelar sosialisasi terkait antisipasi bencana kebakaran hutan. Selain bencana kebakaran, pada musim penghujan lereng Perbukitan Menoreh juga rawan terjadi bencana tanah longsor," pungkasnya.

Baca juga:
Tengah malam, Palangkaraya diguyur hujan deras
Aksi heroik relawan padamkan api kebakaran lahan tuai pujian
Hujan tak merata, asap pekat selimuti malam jalanan Palangkaraya
Lawatan Jokowi ke AS di tengah kabut asap diserang habis-habisan
Ini cara warga sentil Jokowi soal kabut asap dan kebakaran hutan
Karena kabut asap, 840 warga Bangka Tengah terkena ISPA

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.