Hujan tak merata, asap pekat selimuti malam jalanan Palangkaraya
Merdeka.com - Tengah malam Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah diguyur hujan lebat sejak Pukul 23.12 Wita. Kabut asap yang menyelimuti kota ini akibat dampak dari kebakaran hutan lahan mulai berangsur memudar karena guyuran hujan.
merdeka.com melakukan perjalanan tengah malam untuk melihat kondisi dan situasi yang terjadi di kawasan ini. Saat memasuki wilayah Tumbang Nusa, atau tepatnya 40 Km dari pusat kota Palangkaraya arah Banjarmasin, derasnya guyuran hujan sudah tak terasa.
Di wilayah ini, kabut asap justru makin tebal. Tidak hanya itu, aroma pekat asap dari kebakaran lahan gambut sangat menyengat di hidung.
Kondisi ini masih terjadi pada dini hari Pukul 12.17 Wita. Saking tebalnya asap, para pengendara tak berani melaju kencang meski saat tengah malam. Malahan, para pengemudi harus sering-sering membunyikan klakson agar tak bertabrakan dengan pengendara lainnya.
Hujan rupanya tak merata terjadi dini hari ini, di kawasan Jembatan Panjang Tumbang Nusa, rintik hujan mulai terasa. Tapi asap pekat tetap menyelimuti. Sayang, hujan tak turun di titik kebakaran lahan.
Guyuran air hujan hanya berhenti di ujung jembatan Tumbang Nusa, arah jalan ke Kota Banjarmasin.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya