LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

'HTI partai yang menyaru menjadi ormas'

Pengamat Timur Tengah ini juga mengungkapkan, gagasan HTI sekarang masih defensif karena belum tegaknya Khilafah. Sehingga kini mereka cenderung menunggu hingga akhirnya sistem kepemimpinan yang mereka cita-citakan tercapai.

2017-05-30 19:47:10
Pembubaran HTI
Advertisement

Dosen filsafat agama Paramadina Novriantoni Kahar mengatakan, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) selalu melakukan penetangan terhadap rezim yang ada. Oleh karena Hizbut Tahrir (HT) sendiri banyak dilarang di berbagai negara.

"Cuma di negara demokrasi saja mereka masih bisa bertahan. Mereka disebut paling radikal di antara-antara ormas lain. Karena menentang pemerintah yang sah," katanya dalam diskusi Membongkar Proyek Khilafah Ala Hizbut Tahrir Indonesia, di D'Hotel, Jakarta Selatan, Selasa (30/5).

Pengamat Timur Tengah ini juga mengungkapkan, gagasan HTI sekarang masih defensif karena belum tegaknya Khilafah. Sehingga kini mereka cenderung menunggu hingga akhirnya sistem kepemimpinan yang mereka cita-citakan tercapai.

"Kalau sudah berdiri khalifah boleh mendeklarasikan perang. Salah satu tugasnya Khilafah mengumumkan perang," tegasnya.

Novriantoni mengaku heran dengan pola gerakan HTI yang memiliki ide politik namun berbaju ormas. Hal itu pula yang menjadikan HTI mudah masuk kampus dan merekrut anggota.

"HTI partai, partai yang menyaru menjadi ormas, partai yang menyamar menjadi ormas. Tentu kalau partai yang berlaku UU kepartaian dan tidak bisa masuk kampus," tutupnya.

Baca juga:
Eks HTI sebut nasionalisme tidak sesuai dengan Islam
Menhan nilai HTI tidak berpegang Pancasila, keluar dari Indonesia
Mahfud MD: HTI secara nyata ingin mengubah ideologi bangsa ini
Tjahjo Kumolo sebut legalitas HTI sempat ditolak era Presiden SBY
Perlawanan HTI, gandeng Yusril hingga siapkan 1.000 pengacara

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.