Hore, siswa SDN Pasirgombong 6 kini punya gedung belajar baru
Kepala Dinas Pendidikan, Kabupaten Bekasi, MA Supratman mengatakan, pemerintah cukup terbantu dengan pembangunan gedung sekolah yang dilakukan oleh pihak swasta. Sebab, cukup banyak ruang kelas di wilayah setempat mengalami kerusakan.
Murid-murid SDN Pasirgombong 6, Kecamatan Cikarang Utara, tengah berbahagia. Mereka akan menempati ruang belajar baru.
Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat baru saja menerima bantuan satu unit gedung sekolah untuk SDN Pasirgombong 6 di Kecamatan Cikarang Utara dari Corporate Social Responsibility dari PT Srirejeki Perdana Steel.
Kepala Dinas Pendidikan, Kabupaten Bekasi, MA Supratman mengatakan, pemerintah cukup terbantu dengan pembangunan gedung sekolah yang dilakukan oleh pihak swasta. Sebab, cukup banyak ruang kelas di wilayah setempat mengalami kerusakan.
"Rata-rata bangunan SD dan SMP dibangun tahun 80-an, sehingga kondisinya sudah memprihatinkan," kata Supratman, Senin (30/4).
Ia mengatakan, rehabilitasi bangunan sekolah di seluruh wilayah terkendala anggaran yang terbatas. Karena itu, proses rehabilitasi ribuan ruang kelas dilakukan secara bertahap oleh dinas terkait.
"Bantuan CSR ini cukup meringankan beban, kami berharap perusahaan-perusahaan lain turut membantu," kata Supratman.
Direktur PT Srirejeki Perdana Steel, Limo Hardi mengatakan dana CSR yang disampaikan merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap dunia pendidikan di sekitarnya. Karena itu, pihaknya berharap dengan adanya gedung baru tersebut, ratusan siswa di sekolah bisa nyaman belajar.
"Gedung lama kami robohkan, kemudian dibangun baru," kata dia.
Menurut dia, gedung lama terdiri dari dua bangunan masing-masing tiga kelas. Karena kondisinya sangat tidak layak, maka perusahaan melakukan pembongkaran dengan mendirikan gedung baru. "Sekarang ada delapan ruang, enam untuk kegiatan belajar, dan dua untuk staf dan guru," ujar dia.
Pembangunan bermula dari sebuah proposal yang masuk ke perusahaan, dimana dalam proposal itu terlampir kondisi gedung sekolah. Pengurus RT setempat menyebut bahwa sekolah tersebut sering kebanjiran, sehingga perusahaan pada 2017 lalu memutuskan akan membangun ulang.
"Kami sudah menyerahkan kepada dinas pendidikan untuk digunakan," ujar Hardi.
Baca juga:
Menko PMK dorong pengembangan kurikulum Islam moderat sejak SD
Pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia masuk daftar PSN
SDM masih kurang, Indonesia butuh impor tenaga pengajar
Disdik Palembang diduga 'jualan' spanduk penerimaan siswa baru
Polemik impor dosen asing, Moeldoko sebut jangan jadi bangsa serba ketakutan
Menko Darmin harap pemberian kredit pendidikan tidak picu NPL
Sukses pendidikan dan karir bersama Pintaria