LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Hoax! Kabar Air Laut di Merak Surut 7 Meter

Masyarakat khususnya yang tinggal di pesisir pantai diminta tak percaya informasi simpang siur tentang tsunami. Usai tsunami melanda Selat Sunda pada Sabtu (22/12), banyak informasi dan video hoaks bertebaran yang membuat masyarakat resah.

2018-12-25 23:01:37
Berita Hoax
Advertisement

Masyarakat khususnya yang tinggal di pesisir pantai diminta tak percaya informasi simpang siur tentang tsunami. Usai tsunami melanda Selat Sunda pada Sabtu (22/12), banyak informasi dan video hoaks bertebaran yang membuat masyarakat resah.

Salah satunya soal beredarnya video tentang air laut surut hingga 7 meter di Pelabuhan Merak, Banten. Video tersebut berdurasi 46 detik dan bertuliskan 'Merak Siaga 1 Laut Surut'.

Kabid Humas Polda Banten AKBP Edy Sumardi Priadinata menegaskan informasi itu hoaks alias bohong. Menurutnya, info tersebut sudah ditanyakan langsung oleh Kapolres Cilegon AKBP Rizky Agung Prakoso.

Advertisement

"Saya sudah tanya pak Kapolres (Cilegon) itu hoaks," katanya kepada merdeka.com, Selasa (25/12).

hoax air laut di merak surut 7 meter ©2018 Merdeka.com/istimewa

Advertisement


Dia mengatakan, ombak tinggi di wilayah perairan Banten benar adanya. Tapi hal itu karena memang cuaca yang sedang tak bersahabat. BMKG pun telah memberikan peringatan ombak tinggi hingga 27 Desember.

"Anginkan belakangan ini kencang, jadi ombak juga agak kencang," katanya.

hoax air laut di merak surut 7 meter ©2018 Merdeka.com/istimewa


Lebih lanjut, mantan Wakapolresta Pekanbaru ini mengharapkan agar warga lebih waspada menerima informasi. Tambahnya, ia meminta agar warga jangan sembarangan menyebar informasi yang meresahkan.

"Saya berharap kepada masyarakat jangan sembarang menyebar informasi yang belum pasti kebenarannya, yang nantinya membuat warga panik," pungkasnya.

Baca juga:
Usai Tsunami, Anak Krakatau Masih Sering Keluarkan Dentuman
Polda Banten Kembali Identifikasi 208 Korban Tsunami
Pemprov Jabar Siapkan Rp 2 Miliar Bantuan Bencana Tsunami Selat Sunda
Pascatsunami Selat Sunda, 98,7 Persen BTS Telah Beroperasi
Polisi Berhasil Identifikasi 103 Korban Tsunami di Lampung

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.