Hilang seharian, Gafar ditemukan tewas tersetrum di atap masjid
Abdul Gafar (65), warga Jalan Pangeran Suryanata RT 17, Samarinda, Kalimantan Timur ditemukan tewas di atap masjid. Diduga, dia tersengat listrik saat memperbaiki atap masjid yang bocor.
Abdul Gafar (65), warga Jalan Pangeran Suryanata RT 17, Samarinda, Kalimantan Timur ditemukan tewas di atap masjid. Diduga, dia tersengat listrik saat memperbaiki atap masjid yang bocor.
Gafar ditemukan tidak bernyawa sekira pukul 08.30 WITA. Sebelumnya, Gafar sudah dicari-cari keluarganya sejak Selasa (17/7). Belakangan, setelah dicari, dia terlihat warga dalam posisi tertelungkup di atap masjid.
Kepolisian, dibantu relawan kebencanaan, bersama dengan petugas PMI tiba di lokasi. Namun demikian, proses evakuasi sempat tertunda sementara, lantaran menunggu PLN mematikan aliran listrik.
"Benar, jadi tadi sempat menunggu dulu listrik dipadamkan PLN karena sangat berisiko. Kabel listrik di atap itu, jaraknya cuma sekitar 1 meter dari korban," kata salah satu relawan kebencanaan Muriono kepada merdeka.com, Rabu (18/7).
Setelah listrik dipadamkan, akhirnya tim berhasil mengevakuasi Gafar, dan membawanya ke kamar jenazah RSUD AW Syachranie untuk keperluan visum.
Dikonfirmasi, Kapolsek Samarinda Ulu Kompol Sigit Satrio Hutomo menerangkan, korban memang warga sekitar yang sedang memperbaiki atap masjid yang bocor.
"Hasil visum rumah sakit, tidak ada tanda kekerasan, tapi terlihat luka sengatan (listrik) di beberapa bagian tubuh ya. Diperkirakan kejadiannya itu kemarin," kata Sigit.
Sigit menjelaskan, usai divisum, korban kemudian diserahkan ke keluarga untuk segera dimakamkan. Kepolisan juga sudah meminta keterangan sejumlah saksi terkait peristiwa itu. "Ya itu, diduga korban tersengat listrik," demikian Sigit.
Baca juga:
Mayat wanita ditemukan warga Rokan Hulu dalam sumur
Sudah 10 hari tak pulang, Yeni ditemukan tewas di selokan
PNS di Kaltim tewas usai kepala dipukul palu oleh kuli bangunan
Tak kunjung keluar rumah, suami istri di Banyuasin ditemukan tewas
Mayat wanita terbungkus karung ditemukan di bawah jembatan Pulau Dompak
3 Hari dicari, jenazah pemulung ditemukan tertimbun sampah