LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Hikayat karya-karya Iwan Fals

Setiap membuat lagu, Iwan Fals memang selalu memberikan karya terbaik.

2015-11-13 10:46:55
Merdeka Coverstory
Advertisement

"Kaya lagu Ada. Kemudian lalu ada lagi, namanya mimpi kan abstrak," kata Iwan mencontohkan salah satu karya lagunya yang dia dapat dari mimpi.

"Ada yang ada Ada yang tak ada Nyatanya ada Nyatanya tak ada," Kata Iwan Fals seraya menyanyikan lirik lagu berjudul 'Ada'.

Lagu ini merupakan karya Iwan Fals dalam album bertajuk ' Raya ' yang dinyanyikan bersama Lea Simanjuntak. Album itu juga merupakan persembahan untuk Raya Rambu Rabbani, anak ketiga Iwan Fals yang kini berusia berusia 12 tahun.

Advertisement

Setiap membuat lagu, Iwan Fals memang selalu memberikan karya terbaik. Jangan kaget jika ribuan penggemarnya selalu menanti suami dari Rosana yang akrab dipanggil Mbak Yos. Karya-karyanya saat Orde Baru berkuasa memang menjadi sentilan gambaran nyata realita kehidupan saat itu. Namun Iwan Fals tak mau jika karya-karyanya disebut sebagai kritik.

"Lalu menjadi cerita lain di media setelah direkam," kata Iwan Fals menjawab pertanyaan soal cerita perjalanan membuat lagu berjudul 'Tikus-tikus kantor'.

Lagu bertema realita kehidupan, cinta dan alam memang selalu ada dalam album-album ditelurkan oleh ayah dari, Galang Rambu Anarki (1982-1997), Anissa Cikal Rambu Basae (29), dan Raya Rambu Robbani (12) itu. Ide pembuatan lagu bertema lingkungan pun sedikit dibahas oleh Iwan Fals. Menurut dia, lagu itu muncul ketika alam memang tak lagi bersahabat. Tengok saja lagu berjudul 'Isi Rimba Tak Ada Tempat Berpijak Lagi'. Bagi Iwan, merawat alam bukan hanya celoteh semata, tetapi tindakan. Dan rumahnya menjadi contoh dimana manusia bersahabat dengan alam.

Advertisement

"Itu mengelitik saya untuk terus belajar. Saya juga tahu kalau pohon dan hutan ditebangi itu tidak ada air," ujar Iwan Fals. "Saya jalani hidup saya saja, kalau sesuai dengan hati saya, saya akan ini. Kalau enggak, saya akan ngomong. Bentuk omongan saya, kebetulan kerja saya dari musik yang saya tuangkan dalam sebuah lagu. Kalau itu menjadi apa, Allah yang atur. Wallahu A'lam" katanya.

Bagi Iwan Fals, prinsip hidupnya yang terpenting adalah bermanfaat bagi orang lain. "Kalau tangan saya masih bisa meraih untuk memberi manfaat kenapa enggak. Tapi saya tidak bisa merangkul semua" ujarnya.

Baca juga:
Iwan Fals angkat bicara soal peduli sampah dan lingkungan
Ketika Iwan Fals bicara ibu dan Nabi Muhammad
Hikayat 'tikus-tikus kantor'
Harmoni di rumah Sang Maestro

(mdk/war)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.