LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Heru gantung diri usai cekcok dengan istri

Heru gantung diri usai cekcok dengan istri. Belakangan diketahui bahwa Heru Fedrian sedang memiliki masalah dengan sang istri yang sudah dinikahinya selama enam tahun terakhir setelah bercerai dari istri pertamanya.

2018-06-05 23:02:00
Bunuh diri
Advertisement

Diduga akibat masalah rumah tangga yang tak kunjung usai, Heru Fedrian (35), nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di kediamannya jalan Kedondong nomor 361 RT 03 RW 07, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat. Pria yang bekerja sebagai Andemar di PT Semen Padang tersebut ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada Senin (4/6) malam.

Salah satu petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Markas Kota Padang Hafiz Aulia Rahman menyebut Heru gantung diri dengan cara mengaitkan diri dengan kain sarung yang berada di kediamannya tersebut.

"Saat kami melakukan evakuasi terhadap jenazah korban, ditemukan kain sarung sepanjang 140 sentimeter di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kami mendapatkan laporan tersebut pada sekitar pukul 01.00 WIB," kata Hafiz kepada merdeka.com di lokasi kejadian, Selasa (5/6).

Advertisement

Belakangan diketahui bahwa Heru Fedrian sedang memiliki masalah dengan sang istri yang sudah dinikahinya selama enam tahun terakhir setelah bercerai dari istri pertamanya.

"Sebelumnya kami sempat ribut-ribut, dan dia berkata akan gantung diri melalui pesan Whatsapp Messenger, awalnya saya pikir itu hanya gertakan, namun saat saya hendak kembali ke rumah pada Senin (4/6) sekitar pukul 20.30 WIB kondisi di rumah gelap gulita dan sepi," ungkap istri korban Yunita Sari sembari terisak.

Sementara itu Kapolsek Lubuk Kilangan Kompol Desfami Erianyo saat dihubungi merdeka.com menyebut bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Advertisement

"Pihak keluarga tidak ingin jenazah divisum ataupun diotopsi. Mereka sudah mengikhlaskan yang bersangkutan meninggal dunia," kata Desfami.

Baca juga:
Sakit saraf kejepit, Eddy lompat dari lantai 21 apartemen Mediterania
Tak bisa masuk sekolah favorit gara-gara sistem zonasi, siswi di Blitar bunuh diri
Sakit tak kunjung sembuh, nelayan di Berau nekat minum racun rumput
Diduga depresi tak bisa bahasa Mandarin, AL nekat terjun dari lantai 33
Lompat dari jendela hotel, mantan model majalah Playboy tewas bunuh diri
Mandor proyek gantung diri di rumah yang sedang dibangunnya di Ciledug
Penyakit asma tak kunjung sembuh, kakek ini bunuh diri pakai mercon

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.