Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Diduga depresi tak bisa bahasa Mandarin, AL nekat terjun dari lantai 33

Diduga depresi tak bisa bahasa Mandarin, AL nekat terjun dari lantai 33 Ilustrasi penemuan mayat. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - AL (14) seorang ABG diduga bunuh diri dengan cara terjun bebas dari ketinggian lantai 33 Apartemen Taman Rasuna, Setiabudi, Jakarta Selatan. Kejadian itu terjadi pada Minggu (20/5) malam, sekitar pukul 20.00 WIB.

Kapolsek Metro Setiabudi AKBP Irwa Zaini mengatakan, awal mula kejadian ketika Angela ibu dari AL sedang mencari buah hatinya. Karena tak menemukan saat dicari, akhirnya Angle melapor kepada petugas keamanan apartemen. Akhirnya, dilakukan pengecekan kamera Closed Circuit Television (CCTV).

"Tidak ditemukan rekaman korban," kata Irwa saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin (21/5).

Bukan hanya memeriksa lewat CCTV saja, lalu Angela dibantu dengan petugas keamanan apartemen melakukan penyisiran. Penyisiran itu pun membuahkan hasil yaitu menemukan AL. Tapi, kondisi AL ditemukan tergeletak dalam posisi telentang di taman belakang tower I.

"Pengecekan di tubuh korban, terjadi patah tulang di kedua tangan dan kedua kaki," ujarnya.

Mengetahui hal itu, Polsek Setiabudi pun langsung melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi sekaligus Angela. Dari sana, AL diduga meninggal karena terjun bebas dari lantai 33.

Untuk dugaan sementara, AL nekat melakukan hal itu karena korban merasa depresi lantaran tak bisa menguasai pelajaran Bahasa Mandarin. Namun, hingga kini masih terus dilakukan pendalaman akan hal tersebut.

"Informasi sementara keluhan ke ibunya karena tidak kuasai pelajaran yang tadi pagi ujian Bahasa Mandarin. Depresi nilai pelajaran merasa tdk mampu," tandasnya.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP