Herman Hery: Saya tidak punya miras, saya punya hotel
Herman mengatakan, minuman keras di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) bukan hal yang aneh.
Anggota Komisi III Fraksi PDI Perjuangan Herman Hery menegaskan dirinya tidak punya usaha minuman keras. Dirinya mengaku bahwa usaha yang dijalankan yakni bisnis hotel.
"Saya tidak punya miras, saya punya hotel," tukas Herman di Bareskrim usai meminta maaf kepada Albert Neno Mabes Polri, Jakarta, Selasa (5/1).
Lanjut Herman mengungkapkan minuman keras seperti bir sudah lumrah di hotel-hotel namun harus mengantongi izin dari pemerintah sehingga dianggap legal.
"Namanya hotel pasti ada bir. Di rumah juga ada. Tapi hotel kan ada aturan pemerintah dan izin masing-masing," kelit Herman.
Bahkan, dia menantang dirinya untuk diproses di Majelis Kehormatan Dewan (MKD) DPR terkait kepemilikan usaha tersebut. "MDK, silahkan saja proses berjalan," ucapnya.
Lebih jauh Herman mengatakan, minuman keras di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) bukan hal yang aneh bahkan dianggap sudah menjadi minuman tidak haram.
"Miras bukan barang asing, bukan barang haram di NTT," tandasnya.
Sebelumnya, politikus PDIP yang juga anggota Komisi III DPR, Herman Hery, mendamprat Albert Neno lantaran tidak rela jika usaha mirasnya dirazia, Herman lantas memaki Albert yang tak diketahui sebabnya. Namun hari ini keduanya berdamai setelah sama-sama menyambangi Mabes Polri.
Baca juga:
Di Mabes Polri, politisi PDIP jual miras minta maaf ke AKPB Albert
DPR dukung kasus AKBP Neno dan Herman Hery diselesaikan lewat hukum
DPR dukung kasus AKBP Neno dan Herman Hery diselesaikan lewat hukum
Benarkah Kapolda NTT dicopot karena usik bisnis kader PDIP?
Perwira Polda vs Politisi PDIP, Kapolri tugaskan Kadiv Propam ke NTT
Kasus anggota Polda NTT vs politisi PDIP diambil alih Bareskrim
Mantan Kapolda NTT bantah takut dengan Herman Hery soal miras
PDIP bela Herman Hery & yakin pengancam AKBP Neno orang lain