Herman Hery kesulitan cari AKBP Albert untuk minta maaf
Saat ditanya apakah benar dia mengancam, Herman hanya menegaskan kasus ini sudah ditangani kepolisian.
Politikus PDIP yang juga anggota Komisi III DPR, Herman Hery, bertemu langsung dengan Kasubdit Narkoba Polda NTT, AKBP Albert Neno, di Mabes Polri. Dalam pertemuan itu, Herman menyatakan permohonan maafnya terkait peristiwa ancaman dan makian lewat telepon yang dilakukan pada Albert saat malam Natal 25 Desember lalu.
Setelah peristiwa itu ramai diperbincangkan publik, Herman mengaku sudah berusaha untuk menghubungi Albert. Herman ingin meminta maaf. Tapi sangat sulit buatnya mencari keberadaan Albert sampai akhirnya dia menghubungi Kapolda NTT, Brigjen Endang Sunjaya.
"Saya cari beliau (Albert Neno) susah. Saya telepon pak Kapolda, katanya ada di sini (Bareskrim), saya temui," kata Herman Hery usai dipertemukan dengan Neno di Mabes Polri, Selasa (5/1).
Herman mengakui sudah meminta maaf pada Albert, meski selama ini dia membantah telah menelepon Albert dan mengancam. Saat ditanya apakah benar dia mengancam, Herman hanya menegaskan kasus ini sudah ditangani kepolisian.
"Yang penting sebagai manusia meminta maaf. Saya tak bicara teknis lagi, semua sudah di penyidik. Saya datang untuk menemui," ujar Herman.
Baca juga:
Dimaki Herman Hery, AKBP Albert maafkan tapi hukum tetap lanjut
Herman Hery: Saya tidak punya miras, saya punya hotel
Di Mabes Polri, politisi PDIP jual miras minta maaf ke AKPB Albert
DPR dukung kasus AKBP Neno dan Herman Hery diselesaikan lewat hukum
Kasus anggota Polda NTT vs politisi PDIP diambil alih Bareskrim
Perwira Polda vs Politisi PDIP, Kapolri tugaskan Kadiv Propam ke NTT
Benarkah Kapolda NTT dicopot karena usik bisnis kader PDIP?