Hendak Diperkosa Sosok Pria Berhijab, Mahasiswi di Makassar Melawan dengan Pisau Dapur Hingga Pelaku Kabur
Awalnya korban mengira pelaku seorang perempuan karena mengenakan hijab. Tapi saat berhasil menarik hijab pelaku, terungkap bahwa pelaku adalah pria.
Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Biringkanaya memburu pelaku percobaan pencurian dan pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi inisial AU (19) di indekos di Jalan Paccerakkang, Makassar, Senin (6/10) kemarin. Polisi menyebut pelaku seorang laki-laki mengenakan hijab masuk ke kamar indekos korban.
Bhabinkamtibmas Paccerakkang, Aiptu Gernos Manda mengatakan kasus ppercobaan pencurian dan pemerkosaan dilaporkan pemilik indekos ke polisi. Berdasarkan keterangan pemilik indekos, kejadian berawal pada pukul 01.00 WITA, Senin (6/10), saat listrik kamar korban padam.
"Korban merasa aneh karena lampu di kamarnya mati, sementara tetangga kamarnya tetap menyala. Korban keluar kamar memeriksa meteran listrik kamarnya," ungkapnya.
"Saat melihat saklar meteran listriknya turun, pelaku yang mengenakan jilbab langsung mencekik korban dan mendorong masuk ke kamar," imbuhnya.
Gernos menyebutkan saat didorong dan dicekik ke kamar mandi, korban pun sempat melawan. Beruntung korban sempat mengambil pisau dapur dan langsung menyerang pelaku.
"Saat didorong ke kamar mandi, korban melihat ada pisau dapur dan langsung mengambilnya. Korban menyabetkan pisau ke arah bagian kaki pelaku secara membabi buta," ujarnyaa.
Awalnya korban mengira pelaku seorang perempuan karena mengenakan hijab. Tapi saat berhasil menarik hijab pelaku, terungkap bahwa pelaku adalah pria.
"Korban berhasil menarik jilbab pelaku dan diketahui adalah seorang laki-laki dan hanya mengenakan celana pendek. Korban berteriak dan membangunkan penghuni kos lainnya," bebernya.
Saat korban teriak, korban pun melarikan diri. Usai kejadian, pemilik indekos melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Biringkanaya.
"Korban telah divisum, dan diarahkan melapor ke Unit PPA Polrestabes Makassar," ucapnya.
Kepala Kepolisian Sektor Biringkanaya, Ajun Komisaris Andik Wahyu menambahkan pelaku yang saat ini masuk dalam pengejaran masuk ke indekos korban dengan menyamar sebagai perempuan dan mengenakan hijab. Andik menduga pelaku masuk ke kamar indekos korban untuk melakukan pencurian dan pemerkosaan.
"Tapi pelaku gagal, karena korban melawan saat mau diperkosa. Korban menikam pelaku dengan menggunakan pisau dapur," kata Andik.
Andik menceritakan, sebelum terjadi dugaan pemerkosaan, di tempat tersebut sudah ada laporan kasus pencurian. Namun pihaknya belum memastikan apakah pelakunya orang yang sama.
"Awalnya ada kasus pencurian dua kali, tapi kita tidak bisa pastikan bahwa dia (pelaku) yang melakukan pencurian dan dugaan pemerkosaan," ucapnya.