Hendak Bantu Korban Kecelakaan, Polisi di Parepare Malah Dikeroyok 7 Pemuda Mabuk
Agus menjelaskan kronologi saat Briptu AAH hendak menolong pengendara motor yang terjatuh di selokan.
Anggota Reserse Mobile Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Parepare Brigadir Satu AH (29) menjadi korban pengeroyokan sejumlah pemuda mabuk di Jalan Bau Massepe, Kelurahan Labukkang, Kecamatan Ujung. Saat itu, Briptu AH hendak menolong korban kecelakaan lalu lintas.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Parepare Ajun Komisaris Muh Agus Purwanto mengatakan Briptu AH dikeroyok tujuh orang saat berada di Jalan Bau Massepe. Tujuh orang telah diamankan yakni RS (18), MS (18), AY (22), HR (20), FA (19), MN (20) dan MJ (21).
"Tujuh orang pelaku ini menganiaya korban karena di bawah pengaruh miras (minuman keras)," ujarnya kepada wartawan, Jumat (15/8).
Agus menjelaskan kronologi saat Briptu AAH hendak menolong pengendara motor yang terjatuh di selokan. Saat itu, korban mengira pengendara tersebut mengalami kecelakaan.
"Awalnya korban ini melihat ada orang yang jatuh di got (selokan) dan hendak membantu. Saat itu, korban menegur salah satu pelaku untuk menanyakan penyebab orang itu jatuh di got," ungkapnya.
Pelaku Marah dan Tantang Korban
Karena di bawah pengaruh miras, pelaku langsung marah dan menantang korban. Saat itu, korban sempat mengungkapkan bahwa dirinya anggota polisi.
"Tapi para pelaku langsung mengeroyk korban. Akibat penganiayaan itu anggota yang menjadi korban mengalami luka serius," tuturnya.
Beruntung korban berhasil menyelamatkan diri dan kembali ke Posko Resmob Polres Parepare. Mendapatkan, Briptu AH dalam kondisi babak belum, rekannya langsung mencari para pelaku.
"Setelah itu anggota mencari para pelaku dan menangkap mereka. Sementara korban dirawat di Rumah Sakit Ainun Habibie," ucapnya.