Heboh Dugaan Pencurian Anak saat Orang Tua Latihan Tenis Terekam CCTV, Polisi Selidiki
Orang tua korban, Dwi Nurmas mengatakan, anaknya hilang saat dia sedang berlatih tenis di Lapangan Pakui, Minggu (2/11).
Video rekaman CCTV saat seorang wanita diduga hendak menculik anak heboh di media sosial. Kepolisian Resor Kota Besar Makassar sudah menerima laporan dari orang tua korban dan masih menyelidiki.
Orang tua korban, Dwi Nurmas mengatakan, anaknya hilang saat dia sedang berlatih tenis di Lapangan Pakui, Minggu (2/11). Ia mengaku sudah melihat rekaman CCTV dan melihat anaknya dibawa oleh seorang perempuan.
"(Rekaman CCTV) Benar, karena ada tiga anak (jalan sama perempuan yang diduga pelaku penculikan). Anak saya yang pakai baju biru," ujarnya kepada wartawan, Rabu (5/11).
Dimas sapaan akrabnya mengaku tidak mengenal sosok perempuan yang membawa anaknya. Dimas yang merupakan sopir travel juga mengaku tak pernah melihat sosok perempuan tersebut.
"Enggak pernah. Walaupun saya kan driver, antar penumpang, saya biasa lihat orang. Tapi yang satu ini enggak pernah gitu," kata dia.
Dimas menceritakan kronologi anaknya hilang saat sedang berlatih tenis di Lapangan Pakui Makassar. Dimas mengaku sering membawa anaknya yang berusia 4,5 tahun itu untuk ikut menonton saat latihan tenis.
"Iya, sebelum saya main atau melatih, dia sama-sama saya main handphone. Terus dia bilang, Pak, Pak, saya mau main di sebelah," kata dia.
Tetap Perhatikan Anaknya
Dimas mengaku saat latihan dirinya sering memperhatikan anaknya yang berjarak 4 meter. Dimas mengungkapkan saat dirinya latihan tenis, anaknya sedang main pasir di pinggir lapangan. "Setiap game selesai, saya panggil namanya dan dia menyahut. Pas game ketiga, saya balik (badan), dia sudah tidak ada. Orang-orang yang di sekitar taman sudah tidak ada juga (melihat korban)," bebernya.
Dimas mengaku sudah melapor ke Polsek Panakukkang sehari setelah anaknya hilang. Ia mengaku mendapatkan surat pengantar untuk melapor ke Polrestabes Makassar.
"Kemarin malam sudah dimintai keterangan di Polrestabes Makassar," kata dia.
Dimas berharap kepolisian bisa cepat mengungkap keberadaan anaknya. Ia juga menyampaikan permintaan tolong kepada warga jika melihat anaknya untuk segera melapor ke polisi.
"Harapan kami, semoga anak kami kembali sehat dan walafiat. Kami mohon bantuan kepada masyarakat dan kepolisian untuk membantu mencari anak saya," harapnya.
Satreskrim Sedang Lakukan Penyelidikan
Terpisah Kepala Seksi Hubunga Masyarakat Polrestabes Makassar, Ajun Komisaris Wahiduddin mengaku sudah menerima laporan dari orang tua korban terkait dugaan penculikan anak. Wahid menyebut saat ini Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) sedang melakukan penyelidikan.
"Jadi, mengenai video viral itu yang diduga penculikan anak-anak, orang tua korban sudah datang melapor di SPKT Polrestabes Makassar. Saat ini sudah ditindaklanjuti, laporannya diterima, kemudian dilakukan penyelidikan," ujarnya.
Ia menegaskan belum ada pelaku ditangkap dalam kasus dugaan penculikan anak. Wahid menyebut Satreskrim Polrestabes Makassar sudah mempelajari rekaman CCTV.
"Sementara masih didalami semua, CCTV di sekitar TKP masih didalami. Termasuk memintai keterangan orangtua," ucapnya.