Hasil autopsi, tidak ditemukan sperma pada bocah J
Dari hasil tersebut, dipastikan Begeng bukanlah pedofil.
Pihak Polresta Depok menyatakan tidak menemukan bekas sperma pada bocah J, korban penculikan dan pembunuhan yang dilakukan oleh Begeng di Depok. Hal tersebut terlihat dari hasil autopsi terhadap jenazah J.
"Dari pemeriksaan dubur korban dan Begeng, hasilnya normal," kata Kapolresta Depok Kombes Pol Dwiyono, Kamis (11/2).
Dari hasil tersebut, dipastikan Begeng bukanlah pedofil. Polisi juga telah melakukan forensik fisik terhadap Begeng dan hasilnya dinyatakan normal.
Meski demikian, diketahui ada luka memar di tubuh J. Diantaranya bibir, punggung dan hidung. Pembuluh darah korban juga diketahui pecah karena terdapat bintik pendarahan di sekitar jantung dan liver.
"Dari hasilnya ini diidentifikasikan korban dibekap," ungkapnya.
Fakta itu sama dengan pengakuan Begeng yang mengaku membekap J pakai bantal berwarna pink. Barang bukti itu sempat diperlihatkan polisi siang tadi. Selain bantal, ditemukan juga barang bukti berupa lakban.
"Ketika ditemukan ada lakban menempel di bagian belakang tubuh korban," tukasnya.
Sebelumnya, Begeng menculik J pada Sabtu dan sehari kemudian korban ditemukan meninggal. Korban dibawa Begeng ketika pulang sekolah. Saat ditemukan tewas, J masih mengenakan pakaian seragam pramuka.
Baca juga:
Begeng tolak dikatakan paedofil & lecehkan bocah J
Begeng pembunuh bocah di Depok mengaku didatangi arwah J
Pembunuh bocah di Depok minim perhatian & sering dimarahi orangtua
DPRD Depok desak polisi setrum Begeng sampai mati
Perlu bukti pendukung untuk buktikan Begeng seorang paedofil
Begeng terus berkelit, polisi siapkan prarekonstruksi
Polisi periksa orang tua Begeng selama tiga jam