LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Hari ini, capim KPK jalani psikotes dan tes Bahasa Inggris

Pansel juga mulai menelusuri rekam jejak masing-masing kandidat dengan menggandeng BIN.

2015-07-27 07:31:00
Capim KPK
Advertisement

Proses seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) telah memasuki tahap ketiga. Para peserta yang lolos dalam dua tahap sebelumnya akan menjalani psikotes dan tes kemampuan Bahasa Inggris.

Setelah itu, hari berikutnya mereka akan menghadapi simulasi Leaderless Group Discussion (LDG), wawancara, dan presentasi. Dalam dua kegiatan ini, Pansel Capim KPK melibatkan lembaga dengan kompetensinya di bidang tersebut, termasuk asesor psikolog, asesor bidang SDM/Manajemen dan asesor bidang hukum.

"Melalui rangkaian tes dua hari ini kami akan mengukur potensi kecerdasan dan strukturnya, cara kerja, potensi kerja, hubungan sosial, kepribadian, integritas. Kemudian kompetensi manajerial, kompetensi inti sesuai dengan yang dibutuhkan untuk memimpin KPK," ungkap Juru Bicara Pansel Capim KPK, Betti Alisjahbana dalam keterangan pers yang diterima merdeka.com, Senin (27/7).

Selain menggali profile assessment di atas, Pansel KPK mulai melakukan penelusuran rekam jejak, bekerja sama dengan berbagai lembaga seperti KPK, kepolisian, kejaksaan, BIN, PPATK, kementerian keuangan. Masyarakat juga diminta untuk memberikan masukan terhadap para calon yang telah mendaftarkan diri tersebut.

"Tanggapan hendaknya dilengkapi dengan data atau informasi penunjang serta identitas dan nomor kontak pemberi tanggapan agar kami bisa melakukan verifikasi bila diperlukan. Melalui proses seleksi yang ketat dan melibatkan berbagai lembaga dan masyarakat, diharapkan kita akan berhasil mendapatkan calon pimpinan KPK yang terbaik," lanjut dia.

Khusus kerja sama rekam jejak dengan BIN, Pansel KPK berharap dapat menelusuri integritas dan perbuatan masing-masing calon di masa lalu. Jika dianggap negatif, tidak menutup kemungkinan pansel akan mendiskualifikasi calon tersebut.

"Kami mengharapkan mereka (BIN) memberi tahu kami apabila ada hal-hal yang berkaitan dengan integritas atau perbuatan di masa lalu yang bisa jadi masalah bila calon pimpinan menjadi pimpinan KPK," tutup dia.

Baca juga:
Jaksa Agung soal 3 jaksa gagal seleksi KPK: Itu bukti bukan titipan
48 Capim KPK lolos seleksi tahap II, termasuk Jimly dan Johan Budi
Mantan hakim MK minta Pansel jeli pilih Capim KPK
Pukat UGM minta Polri dan Kejaksaan tidak intervensi Pansel
194 Peserta ikuti ujian tahap 2 seleksi calon pimpinan KPK

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.