Hari Bhayangkara ke-79, Partai Buruh Apresiasi Langkah Polri Bentuk Desk Ketenagakerjaan
Pendekatan mediasi yang dilakukan oleh Desk Ketenagakerjaan Polri seringkali lebih efektif dibandingkan jalur birokrasi konvensional.
Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyampaikan harapannya agar Polri terus hadir untuk masyarakat menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada Selasa, 1 Juli 2025.
"Sesuai dengan temanya, itu bagus ya. Polri untuk masyarakat. Teruslah melayani masyarakat. Terus menjaga kepercayaan masyarakat dan terus membantu masyarakat," ujar Said kepada wartawan, Selasa (24/6).
Said Iqbal secara khusus mengapresiasi pembentukan Desk Ketenagakerjaan oleh Polri, yang menurutnya menjadi bentuk nyata dari komitmen Korps Bhayangkara dalam membantu menyelesaikan masalah-masalah ketenagakerjaan di Tanah Air.
"Misalnya, pengusaha tidak membayar upah minimum. Itu ada unsur pidananya satu tahun. Kalau melalui Disnaker itu sangat sulit memaksa pengusaha membayar upah sesuai aturan," jelasnya.
Ia menyebut pendekatan mediasi yang dilakukan oleh Desk Ketenagakerjaan Polri seringkali lebih efektif dibandingkan jalur birokrasi konvensional.
"Kasus pembayaran pesangon terhadap perusahaan yang tutup juga sama. Ketika dimediasi bisa langsung selesai," tambahnya.
Sikap Polri Dinilai Humanis dan Profesional
Selain itu, Said Iqbal juga mengapresiasi sikap tidak represif yang ditunjukkan Polri terhadap aksi-aksi buruh. Ia menilai Polri bersikap objektif dan profesional dalam menangani laporan yang berkaitan dengan kasus ketenagakerjaan.
"Dalam menangani kasus-kasus dimana buruh dilaporkan oleh majikan, oleh pengusaha, Polri bersikap objektif dan profesional. Banyak yang tidak dilanjutkan, kasus-kasus yang rekayasa atau kriminalisasi dari pengusaha," tuturnya.