Hanyut 4 hari di laut, nakhoda kapal ditemukan selamat
Hanyut 4 hari di laut, nakhoda kapal ditemukan selamat. Nelayan Kepulauan Riau menemukan nakhoda KLM Surya Mentari II yang mengangkut minuman kaleng tenggelam di sekitar perairan Pulau Sayak beberapa waktu lalu. Nakhoda bernama Mangandro (52) itu ditemukan di laut dalam keadaan hidup.
Nelayan Kepulauan Riau menemukan nakhoda KLM Surya Mentari II yang mengangkut minuman kaleng tenggelam di sekitar perairan Pulau Sayak beberapa waktu lalu. Nakhoda bernama Mangandro (52) itu ditemukan di laut dalam keadaan hidup.
Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI R Eko Suyatno mengatakan, dia sudah mendapat laporan dari anak buahnya terkait nakhoda kapal dalam kondisi selamat tersebut.
"Yang menemukan nakhoda itu adalah nelayan masyarakat Pulau Lalang dalam keadaan hidup. Kejadian itu dilaporkan ke Danlanal Dabo Singkep Letkol Laut Agus Yudho Kristianto," kata Laksamana Pertama Eko, Rabu (31/5) malam.
Mangandro sebelumnya tenggelam bersama kapal dan 6 orang Anak Buah Kapal bernama Tjahyo (KKM), Aria (Kelasi), Suhendi Priyatno (Kelasi), Wahid Mutako (Kelasi) dan Darwis (Kelasi) serta Firmansyah sebagai koki.
"Mereka semua dalam keadaan hidup dan sudah dibawa ke Pos Polair Sungsang Sumatera Selatan. Sedangkan yang belum ditemukan satu orang atas nama Firmansyah sebagai koki di kapal tersebut," ujarnya.
Nelayan Pulau Lalang yang menemukan nakhoda kapal itu di antaranya Arzakani, M Amin, Rizki dan Iyan. Ketika itu mereka baru selesai mengangkat bubu penangkap ikan, dan akan merapat ke pinggir dekat Pulau Sayak.
"Saat itu mereka menemukan Mangandro nahkoda KLM Surya Mentari II yang tenggelam beberapa hari yang lalu," ucapnya.
Setelah ditemukan, mereka membawa korban ke Pulau Lalang pada Selasa malam pukul 20.00 Wib ke daratan. Kemudian dibawa ke rumah salah seorang pengusaha kapal ikan di pulau Lalang guna pemulihan kondisi fisiknya.
Berdasarkan koordinasi antara Danlanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Agus Yudho Kristianto dengan kepala desa Pulau Lalang, pengantaran nahkoda malam itu tidak bisa dilaksanakan karena kondisi cuaca dan air laut kondisi surut.
Sehingga Danlanal Dabo Singkep melakukan penjemputan pada Rabu (31/5) dengan menggunakan Patkamla Kuala Gaung milik Lanal Dabo Singkep dari Pulau Lalang untuk selanjutnya dibawa ke Posko SAR TNI AL Dabo Singkep.
Sebelumnya diberitakan, kecelakaan laut yang menimpa kapal Surya Mentari II bertonage 111 GT merupakan jenis Kapal Layar Motor (KLM) cargo, pada Sabtu (27/5). Kapal berbendera Indonesia dengan nahkoda Mangandro itu membawa muatan 25.000 kotak minuman kaleng.
Kapal itu juga berisikan 8 orang ABK dan yang baru diselamatkan sebanyak 7 orang di antaranya dalam kondisi hidup. Sedangkan 1 orang belum ditemukan masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan bersama masyarakat setempat.
Baca juga:
Kapal muatan minuman tenggelam, nakhoda dan koki hilang di laut
Kapal tenggelam dihantam ombak, 2 nelayan bertahan pada tong ikan
2 Kapal angkut puluhan penumpang & kendaraan tabrakan di Selat Bali
Kapal muatan sembako tenggelam di Riau, tidak ada korban jiwa
Perahu terbalik diterjang arus kencang, 2 penumpang hilang
Kapal angkut guru TK & murid tenggelam, semua penumpang hilang tewas