Hanyut 1,5 Kilometer, Bocah Hilang di Aliran Kali River Park Bintaro Ditemukan Tewas
Sebelumnya, Tim SAR gabungan melakukan upaya pencarian sejak Minggu siang hingga malam kemarin. Namun sayang, korban tidak juga dapat ditemukan.
Petugas akhirnya menemukan M. Farhan (9), anak yang hanyut saat sedang asyik berenang di aliran kali River Park Bintaro, Tangerang Selatan. Dia hilang setelah berenang bersama dua rekan lainnya yang berhasil, Minggu (21/2) siang kemarin.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Hendra Sudirman mengatakan, M. Farhan, ditemukan meninggal di saluran kali Perumahan Japos, Ciledug, Kota Tangerang, pada Senin (22/2) siang. Sebelumnya, Tim SAR gabungan melakukan upaya pencarian sejak Minggu siang hingga malam kemarin. Namun sayang, korban tidak juga dapat ditemukan.
"Pukul 08.00 WIB tadi pagi kita lanjutkan pencarian dan alhamdulillah korban bisa kita temukan dalam kondisi meninggal dunia," kata Hendra Sudirman di Bintaro, Tangerang Selatan, Senin (22/2).
Hendra menerangkan, jasad bocah 9 tahun itu baru ditemukan sekitar 1,5 kilometer dari lokasi hilang di River Park Bintaro. Tepatnya, persis di Kali Japos, Ciledug, Kota Tangerang.
"Korban kemudian langsung kita evakuasi menuju rumah duka di Pondok Jaya, Tangsel," terang Hendra.
Dia menjelaskan, saat proses pencarian korban, timnya dibantu petugas gabungan dari BPBD, Satpol PP dan Kepolisian melakukan operasi SAR dengan membagi area pencarian menjadi 3 tim.
"SRU (search rescue unit) pertama melakukan penyisiran menggunakan rubber boat dari lokasi kejadian hingga sejauh 6 KM," ujar dia.
Kemudian SRU kedua melakukan penyisiran secara visual melalui jalur darat dari lokasi kejadian hingga sejauh 3 kilometer dan SRU ketiga, melakukan proses penyelaman dengan radius 10 meter dari lokasi kejadian.
Hendra menegaskan, dengan ditemukannya korban, maka Operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur kembali kekesatuannya masing-masing.
"Tentunya kami berbelasungkawa atas kepergian Ananda M.Farhan, ini menjadi perhatian dan pelajaran untuk kita semua agar selalu waspada dalam kondisi hujan tinggi," ujar dia.
Baca juga:
Kecelakaan Kapal di Pulau Yapero Mimika, 6 Awak Kapal Tenggelam
Mobil Terjun ke Sungai Mahakam, Korban Ditemukan Meninggal
Bocah Kembar Terseret Aliran Sungai Tarailu, Satu Ditemukan Meninggal
Gara-gara Tukang Cuci Salah Oper Gigi, Mobil Terjun ke Sungai Mahakam
Dua Balita Ditemukan Mengambang di Tandon Jurang Mangu Bintaro, Satu Tewas
Tercebur di Sungai Mahakam, Juragan Speedboat Ditemukan Tewas di Perairan Kutai Lama