Hanya sebulan usai Lebaran, penjaja syahwat di Tangsel marak lagi
Geliat dagang syahwat di Kota Tangerang Selatan, kembali semarak sebulan pasca lebaran. Kupu-kupu malam yang biasa mangkal di kawasan jalan raya Puspiptek kembali terlihat berjejer menunggu tamu.
Geliat dagang syahwat di Kota Tangerang Selatan, kembali semarak sebulan pasca lebaran. Kupu-kupu malam yang biasa mangkal di kawasan jalan raya Puspiptek kembali terlihat berjejer menunggu tamu.
Nunung, warga kampung Buaran menerangkan, aktivitas malam dengan kembali mangkalnya pekerja seks komersial di wilayah itu, terjadi sejak tiga minggu pasca lebaran. Setelah sebelumya sempat berhenti saat memasuki bulan puasa.
"Dari minggu kemarin sudah mulai mangkal lagi, di sini memang biasa tempat mangkal mereka," katanya Sabtu (29/7).
Terlihat sejumlah PSK berdiri di depan toko yang tutup dan warung rokok yang ada di sekitar jalan raya Puspiptek. Sedikitnya 3 sampai 5 PSK berkumpul di satu titik mangkal mereka.
Dengan penampilan seksi mereka mencoba merayu setiap pengendara sepeda motor, sopir mobil dan truk untuk mampir. "Mampir dulu bang, berhenti dong sini," kata wanita setengah tua, yang mengenakan rok mini berwarna merah.
Terpantau di dekat lokasi mangkal PSK, beberapa kafe dengan sajian musik dangdut yang nyaringnya terdengar hingga ke jalan.
Nunung menyebutkan, selain kafe dangdut, ada beberapa rumah kontrakan atau lapak yang kerap dijadikan tempat PSK dan tamunya bercumbu. Para PSK tersebut umumnya mengontrak di kawasan sekitar yang juga bercampur dengan penduduk asli setempat.
Padahal, kawasan tersebut lanjutnya, juga menjadi agenda rutin jika pemerintah kota menggelar razia kependudukan. "Beberapa kali sempat dilakukan razia penduduk, tapi kan cuma pendataan saja enggak ada sanksinya. Ya tetap saja sehabis pulang kampung mereka kembali lagi," tutupnya.
Baca juga:
Sediakan pelacur di rumah, pasutri diringkus polisi
Ulama desak Pemkot tutup Inul Vizta Kediri karena sajikan striptis
Selain pemasok narkoba, Polisi dalami peran Pretty sebagai muncikari
Warga Korut dieksekusi depan publik karena terlibat pelacuran
Tarif kencan striptis Inul Vista di Kediri berkisar Rp 2 juta
Pengakuan mengejutkan empat penari striptis Inul Vista Kediri