Hanura pertanyakan komitmen Badrodin Haiti sikat 'polisi nakal'
"Langkah tegas apa yang bapak lakukan untuk hilangkan penyimpangan aparat kepolisian?" tanya Dossy Iskandar.
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Hanura, Dossy Iskandar mempertanyakan komitmen calon Kapolri Komjen Pol Badrodin Haiti atas upaya pemberantasan KKN di tubuh Polri. Terlebih, Badrodin hanya menjabat selama 15 bulan jika dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai pucuk pimpinan Korps Bhayangkara.
"Bapak masa jabatan hanya 15 bulan tidak mudah tapi dengan waktu tersebut, Bapak harus percaya diri wujudkan apa yang digambarkan. Isu strategis pada kebijakan pemberantasan korupsi, membuat sistem terpercaya dan penyimpangan internal," kata Dossy di ruang rapat komisi III DPR, Jakarta, Kamis (16/4).
Selain itu, dia mempertanyakan Badrodin tentang langkahnya membuat sistem kepolisian yang profesional. Di mana masih banyak polisi nakal yang berbuat curang saat bertugas di lapangan.
"Langkah tegas apa yang bapak lakukan untuk hilangkan penyimpangan aparat kepolisian?" tanya Dossy.
Diketahui, Komjen Badrodin haiti hari ini melakukan fit and proper test sebagai calon Kapolri di komisi III DPR. Dia bakal ditanya terkait visi dan misi ketika menjabat sebagai Tri Brata 1.
Baca juga:
Jalani fit & proper test, Badrodin paparkan visi misi di hadapan DPR
PKS senang saat Badrodin jadi Plt, Polwan disetujui berjilbab
Tak ajukan pertanyaan, PAN dan Golkar setuju Badrodin jadi Kapolri
PDIP pertanyakan komitmen Badrodin berantas KKN dan pungli di Polri
Salah satu visi dan misi Badrodin Haiti, laksanakan revolusi mental
DPR berencana kebut loloskan Badrodin Haiti jadi Kapolri hari ini
Demokrat siapkan 13 pertanyaan buat Badrodin di fit and proper test