LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Hampir 2 Bulan Ditahan di Malaysia, 6 Nelayan Batubara Segera Pulang

Sebelum ditangkap, keenamnya melaut ke arah perairan Aceh untuk mencari ikan. Keesokan harinya kapal mereka dirompak. Pelakunya kita tidak tahu, tapi semua barang-barang diambil, termasuk satelit, sehingga kapal terombang-ambing dan tanpa sadar diduga telah berada di perairan Malaysia," jelas Syawaluddin.

2019-03-08 21:05:00
Nelayan
Advertisement

Enam nelayan asal Kabupaten Batubara, Sumatera Utara (Sumut), yang ditangkap pihak keamanan Malaysia karena memasuki perairan negeri jiran pada Januari lalu, segera dibebaskan. Mereka dijadwalkan dipulangkan ke Indonesia pekan depan.

Berdasarkan informasi dihimpun, keenam nelayan itu yakni: Muhamad Adi, Misdi, Zulkifli, Badri, Ridwan dan Bagan. Mereka merupakan warga Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras.

"Mereka rencananya dipulangkan ke Indonesia pada Selasa (12/3) mendatang. Tiket pesawat untuk mereka pulang sudah dibeli. Rencananya mereka akan menumpang pesawat Sriwijaya Air dari Penang tujuan Kualanamu dan dijadwalkan tiba sekitar pukul 11.25 Wib," kata Syawaluddin, Ketua Masyarakat Nelayan Tradisional Batubara (Mantab), Jumat (8/3).

Advertisement

Keenam nelayan asal Batubara itu sudah hampir 2 bulan ditahan. Mereka ditangkap pada Kamis (17/1), setelah kapal yang mereka tumpangi memasuki perairan Malaysia.

Sebelum ditangkap, keenamnya melaut ke arah perairan Aceh untuk mencari ikan. Mereka berangkat pada Senin (14/1).

"Keesokan harinya kapal mereka dirompak. Pelakunya kita tidak tahu, tapi semua barang-barang diambil, termasuk satelit, sehingga kapal terombang-ambing dan tanpa sadar diduga telah berada di perairan Malaysia," jelas Syawaluddin.

Advertisement

Kapal patroli Malaysia menemukan dan menangkap kapal bersama keenam nelayan itu. Mereka ditahan dengan tuduhan telah memasuki teritorial Malaysia tanpa izin.

Setelah mendapat kabar, istri para nelayan itu kemudian memohon agar Pemkab Batubara membantu membebaskan suami mereka. “Kemudian kita dampingi mereka menemui Bupati Batubara. Kita mohon agar Pemkab Batubara dapat menolong pembebasan nelayan. Setelah diurus Pemkab Batubara, para nelayan itu bisa dibebaskan," tutup Syawaluddin.

Baca juga:
Penyediaan Listrik PLN Bantu Nelayan Tingkatkan Nilai Tambah
Tim SAR Hentikan Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Sumut
Menengok Kehidupan Warga Kampung Tambak Lorok Dikunjungi Jokowi Malam Hari
5 Fakta Mengejutkan Jokowi Blusukan Malam hari di Tambak Lorok Semarang
Warga Tambak Lorok Akui Cerita Jokowi Temui Nelayan, Tapi Tidak Tengah Malam
23 Nelayan Asal Aceh Ditangkap di Myanmar
Luhut Hadiri Rembug Jaringan Nelayan Rembang Untuk Jokowi-Ma'ruf

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.