Hamil tua, kondisi korban perkosaan Sitok memprihatinkan
"Dari hasil menyatakan kondisi bayi peningkatan sedikit. Tetapi, kondisi yang khawatir ibunya," ujar Saras.
Korban kasus pemerkosaan yang dilakukan sastrawan Sitok Srengenge terhadap RW (22) sedang hamil tua. Namun, kondisi RW menjelang kelahiran justru memprihatinkan.
Pendamping RW, Saras Dewi menyatakan, berat badan kliennya memang kurus. Sedangkan, kondisi janinnya cukup baik.
"RW sekarang masuk kehamilan minggu 34, menjelang persalinan minggu 35. Dari hasil menyatakan kondisi bayi peningkatan sedikit. Tetapi, kondisi yang khawatir ibunya. RW kurus sekali," ujar Saras saat acara 'Perkosaan, Kekuasaan dan Patriarki di Indonesia' di Universitas Indonesia, Depok, Kamis (23/1).
Topik pilihan: Pelecehan seksual | pemerkosaan
Menurut Saras, jelang kelahiran nanti, RW menginginkan agar prosesnya menggunakan cara persalinan normal. "RW menginginkan kelahiran secara normal," ujarnya.
Namun, sebagai pendamping, dia menyarankan agar RW memakai proses caesar. Sebab, kondisinya yang saat ini tidak memungkin. "Kita maunya sih pakai cara caesar saja," terangnya.
Baca juga:
Kuasa hukum: Polisi telepon ibu korban bilang Sitok kangen RW
Mahasiswi UI yang hamil minta Sitok Srengenge segera ditangkap
Polisi periksa ibu korban pelecehan Sitok Srengenge di kampus UI
3 Saksi yang diperiksa menentukan pemanggilan Sitok Srengenge
Korban Sitok Srengenge beberkan awal kenalan hingga pencabulan