Hakim Tegur Eks Mensos Juliari: Saya Minta Saudara Jujur!
Jangan anggap apa yang saudara hadapi saat ini tidak akan muncul persoalan baru kalau saudara tidak jujur," tegas Hakim Damis.
Majelis Hakim Pengadilan Tipikor meminta mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara untuk jujur dalam memberikan kesaksian selama sidang perkara korupsi Bansos Covid-19 dengan terdakwa Adhi Wahyono dan Matheus Djoko.
"Banyak yang tidak sesuai dengan keterangan saksi. Saya minta saudara jujur, saya mohon saudara jujur. Dari klarifikasi yang dilakukan dalam sidang ini banyak yang tidak sesuai keterangan saksi," tutur Ketua Majelis Hakim Muhammad Damis di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Jumat (9/7).
Juliari sendiri kerap menyatakan tidak mengetahui atau pun menjawab tidak pernah saat ditanya penasihat hukum dua terdakwa. Baik soal pungutan fee, penunjukkan vendor, hingga bayaran pengacara.
"Saudara jangan menyulitkan saudara sendiri. Ini dua orang terdakwa bisa jadi saksi masalah yang baru terhadap saudara. Jangan anggap apa yang saudara hadapi saat ini tidak akan muncul persoalan baru kalau saudara tidak jujur," tegas Hakim Damis.
Dalam perkara ini, dua mantan pejabat Kementerian Sosial (Kemensos) Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono didakwa turut bersama-sama dengan mantan Mensos Juliari Peter Batubara menerima suap sebesar Rp32 miliar. Keduanya diduga menjadi perantara suap terkait pengadaan bansos Covid-19.
Puluhan miliar uang dugaan suap untuk Juliari Batubara itu berkaitan dengan penunjukan sejumlah perusahaan penggarap proyek bansos Covid-19. Diantaranya yakni, PT Pertani, PT Mandala Hamonganan Sude dan PT Tigapilar Agro Utama.
Reporter: Nanda Perdana
Sumber : Liputan6.com
Baca juga:
Mahfud MD Cerita Eks Mensos Juliari Pernah Ngeluh Ketatnya Pakai Uang Negara
Kubu Juliari soal Eks Pegawai Ajukan JC: Kalau Tak Kena OTT, Dia Sudah Pegang Rp14 M
Kasus Juliari Batubara, Vendor Klaim Isi Paket Sembako Bansos Covid Berkualitas
Bersaksi di Sidang Juliari, Advokat Hotma Sitompul Bantah Terima Rp3 Miliar
Beda Pengakuan Ihsan Yunus dan Eks Ajudan Juliari Batubara Soal Pertemuan di Kemensos