Hakim Maria: Terdapat rasa kecewa ketika kepercayaan pada MK dipertanyakan
Sembilan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menyampaikan pesan-pesan sebelum pemilihan ketua baru. Salah satunya yang sempat mencurahkan isi hatinya adalah hakim Maria Farida.
Sembilan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menyampaikan pesan-pesan sebelum pemilihan ketua baru. Salah satunya yang sempat mencurahkan isi hatinya adalah hakim Maria Farida.
Dia yang sempat merasakan dipimpin 5 ketua MK yang berbeda meluapkan emosinya. Dari merasa bangga sampai merasa sedih saat lembaganya tak dicap bersih lagi.
"Pernah mengalami foto diri ini terpampang di media karena dianggap korupsi menangani sengketa pilkada. Perasaan galau dan keinginan mundur pernah terjadi," ucap Maria dalam rapat pleno di gedung MK, Jakarta, Senin (2/4).
Dia pun sempat mencurahkan hatinya soal Keppres penunjukan hakim konstitusi yang dibawa ke PTUN. Selain itu, Maria juga sempat membahas masalah kepercayaan MK yang mulai diragukan hari ini.
"Dan diakhir masa jabatan saya 4 bulan lagi, terdapat rasa kecewa dan bimbang ketika kepercayaan kepada MK dipertanyakan. Bahkan ada yang menarik gugatan karena ketidakpercayaan dengan MK dan dugaan hakim yang terbelah," ungkap Maria.
Karena itu, lanjut dia, ketua MK haruslah mengutamakan kepentingan lembaga. Bukan mengurusi golongan atau pribadinya.
"Untuk ketua yang baru saya tekankan kepentingan lembaga, bukan untuk kepentingan persoalan golongan," pungkas Maria.
Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Lewat voting, Anwar Usman terpilih jadi Ketua MK
KPK harap Ketua MK yang baru amanah dan tak terlibat korupsi
Pleno pemilihan Ketua MK baru, Arief Hidayat sampaikan permintaan maaf
Ini tata cara pemilihan Ketua MK pengganti Arief Hidayat
MK pilih ketua baru pengganti Arief Hidayat hari ini
Jimly harap Ketua MK selanjutnya tak punya masalah etik