Gus Ipul: 500 Pelajar asal Jatim masih terjebak di Yaman
Pihak keluarga mengaku anak-anak mereka berada di tempat yang aman dan masih dapat berkomunikasi
Konflik antara Yaman dan Saudi Arabia belum juga reda. Pemerintah Indonesia terus berupaya mengevakuasi warganya, termasuk pelajar asal Jawa Timur yang menempuh pendidikan di Yaman.
Dikatakan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf setidaknya ada sekitar 400 hingga 500 mahasiswa asal Jawa Timur yang tengah belajar di Yaman. Sebagian dari mereka, mendapatkan program beasiswa dari berbagai lembaga, dan ada juga yang mengambil studinya dengan biaya sendiri.
Dengan kondisi konflik di Timur Tengah ini, Pemprov Jawa Timur mengaku cukup khawatir dengan keselamatan warganya yang ada di Yaman.
"Keselamatan para pelajar asal Jatim, harus menjadi prioritas. Apalagi kondisi di Yaman saat ini tidak menentu," kata wakil gubernur yang akrab disapa Gus Ipul tersebut, Selasa (7/4).
Gus Ipul menyampaikan sampai saat ini pihaknya terus berupaya mendorong pemerintah pusat untuk membantu proses evakuasi dan pemulangan mahasiswa asal Jawa Timur yang tengah mengambil studinya di Yaman.
Kata Gus Ipul, dari informasi yang terus dihimpun pihaknya, saat ini mayoritas para orang tua pelajar asal Jawa Timur masih bisa berkomunikasi dengan anak-anak mereka di Yaman.
Untuk sementara ini, informasi yang didapat menyebut daerah yang menjadi lokasi belajar para mahasiswa asal Jawa Timur itu masih kondusif.
"Secara umum yang bisa dikonfirmasi dari para orang tua, mereka masih bisa melakukan komunikasi dan lokasi mereka juga kondusif. Namun, kondisi konflik yang terjadi di Yaman, tetap membuat mereka resah," katanya.
"Kami mengimbau kepada seluruh pelajar yang masih menempuh pendidikan di Yaman, agar tetap mengikuti instruksi pemerintah melalui Kemenlu (kementerian luar negeri) dalam melakukan proses evakuasi," tandasnya.
(mdk/rep)