LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Guru honorer mogok mengajar, sekolah di Tangerang kerepotan

Dalam aksinya, para guru juga memasang spanduk pemberitahuan yang ditujukan kepada orang tua wali murid. Spanduk pengumuman itu, bertuliskan informasi terkait permohonan maaf para guru honor, dengan aksi yang dilakukan para guru honorer bahkan, tertera aksi akan dilakukan selama dua minggu ke depan.

2018-10-15 22:05:00
Demo Guru Honorer
Advertisement

Guru honorer di Tangerang menggelar aksi cuti bersama mengajar. Aksi ini sebagai bentuk protes kepada pemerintah yang dinilai belum peduli terhadap nasib guru honorer.

Dampaknya, sejumlah sekolah yang guru honorernya melakukan cuti bersama, merasakan kerepotan karena kekosongan pengajar. Seperti di SDN Pangadegan II, Kampung Dadap, Desa Pangadegan, Kecamatan Pasar Kemis, Tangerang. Sebanyak lima guru berstatus PNS dan kepala sekolah harus mengajar 499 murid. Sebab, 11 guru honorer mereka melakukan aksi cuti mengajar.

"Meski guru honorer di sini sedang memperjuangkan haknya, kami tetap melakukan kegiatan KBM seperti biasa dengan jumlah 13 rombongan belajar," kata Kepala SDN Pangadegan II, Yuyun saat ditemui di sekolahnya, Senin (15/10).

Advertisement

Dengan kekosongan tenaga pengajar, pihak sekolah melakukan sistem moving class bagi para guru. "Satu guru mengajarkan dua kelas sekaligus, dia moving class, berpindah dari kelas satu ke satunya lagi," ucap dia.

Meski tenaga guru terbatas, mereka harus menyiasati agar para murid bisa tetap mendapatkan hak pendidikannya.

Advertisement

"Makanya kami berikan tugas, mereka kami minta menyelesaikan tugas dengan baik, dan dijawab bersama-sama," ucap Yuyun.

Pihak sekolah berharap aksi tersebut tak kembali berlanjut. Para guru honorer dapat diharapkan bisa kembali mengajarkan para murid.

"Semoga besok tidak aksi lagi dan bisa mengajar seperti biasa," ungkap Yuyun.

Dalam aksinya, para guru juga memasang spanduk pemberitahuan yang ditujukan kepada orang tua wali murid. Spanduk pengumuman itu, bertuliskan informasi terkait permohonan maaf para guru honor, dengan aksi yang dilakukan para guru honorer bahkan, tertera aksi akan dilakukan selama dua minggu ke depan.

Baca juga:
Tuntut batasan usia dihapus, ratusan guru honorer geruduk DPRD Sumsel
Ridwan Kamil janjikan guru honorer dapat kesejahteraan seperti guru PNS
Ketua DPR: Pemerintah sebaiknya angkat dulu guru honorer, baru buka CPNS
Mendikbud imbau guru honorer tak mogok kerja
Honorer di Karawang kepung Pemda tolak aturan pembatasan usia CPNS
Nasib tidak jelas, ribuan guru honorer Karawang mogok kerja

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.