LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Guru Besar UI: Cegah Covid-19 dengan 3M dan Vaksin

Ada dua hal yang harus dilakukan masyarakat untuk mencegah penularan Covid-19. Pertama, menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun.

2020-11-26 13:10:15
Covid-19
Advertisement

Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI), Hasbullah Thabrany, mengatakan biaya pengobatan pasien Covid-19 sangat mahal. Bagi pasien Covid-19 kategori berat, biaya perawatan yang dikeluarkan pemerintah mencapai Rp100 hingga Rp200 juta per orang.

Saat ini, biaya pengobatan pasien Covid-19 ditanggung pemerintah karena masih dalam masa pandemi. Karena itu, Hasbullah mengimbau masyarakat mencegah penularan Covid-19 agar beban negara berkurang.

Ada dua hal yang harus dilakukan masyarakat untuk mencegah penularan Covid-19. Pertama, menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun.

Advertisement

"Pertama, jaga protokol 3M. Yang terbaik adalah cegah jangan sampai sakit berat, ringan juga jangan. Yang paling penting tidak kena penyakitnya, itu paling aman," kata dia dalam diskusi virtual mengenai Memaksimalkan Pengelolaan Kesehatan Lewat Vaksinasi, Kamis (26/11).

Kedua, melakukan vaksinasi. Pemerintah berencana melakukan vaksinasi Covid-19 dalam beberapa bulan mendatang. Vaksinasi bantuan pemerintah ini diprioritaskan bagi lima kelompok, di antaranya tenaga kesehatan dan aparat hukum.

Selain itu, pemerintah bakal menyediakan vaksinasi Covid-19 mandiri. Ini diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin melakukan vaksinasi mandiri.

Advertisement

Hasbullah berharap, masyarakat bersedia mengikuti program vaksinasi tersebut agar kekebalan tubuh terbentuk sehingga bisa melawan Covid-19. Meskipun, masyarakat harus menggunakan uang pribadi untuk membeli vaksin Covid-19.

"Katakanlah belum keluar nilai (harga vaksin)-nya, kita bayar sendiri, Rp200 ribu katakanlah suntik tetapi setelah itu 90 persen efektivitasnya aman. Jadi tidak kena apa-apa," ujarnya.

Menurut Hasbullah, harga vaksin jauh lebih murah dari biaya pengobatan Covid-19. Jika harga vaksin Rp200 ribu per dosis, maka masyarakat tidak perlu mengeluarkan uang ratusan juta untuk biaya perawatan bila terpapar Covid-19.

"Tetapi kalau kita tidak mau mengeluarkan uang sampai katakanlah Rp1 juta, bisa jadi tahu-tahu saya kena (Covid-19) dan saya harus bayar Rp200 juta. Jangan salah, yang sekarang dijamin oleh negara biaya berobat itu karena dalam masa pandemi, masih dalam aturan UU Karantina. Setelah ada vaksin, enggak boleh lagi itu masuk pandemi. Setelah ada vaksin, nanti negara nggak tanggung lagi," jelasnya.

"Yang tanggung nanti kalau tidak punya jaminan (kesehatan), bayar sendiri. Kalau kita sudah bayar rutin ke JKN tau BPJS ya nanti BPJS yang akan bayar. Jadi risikonya berat kalau tidak ada jaminan," tutupnya.

Baca juga:
Jonan Pertanyakan Efektivitas Vaksin dalam Pemulihan Ekonomi Nasional
Permainan Kotor Di Balik Perlombaan Pembuatan Vaksin Covid-19
Jokowi: Saya Mohon MUI Bantu Mengawal Program Vaksinasi Covid-19
BPOM Semarang Awasi Penyaluran Mutu Vaksin Covid-19 di Jateng
Jawa Tengah Akan Terima 21 Juta Vaksin Covid-19
AS Sebar 6,4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Pertama ke Seluruh Negeri Mulai Desember

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.